Menikmati waktu bersama anak dan bisa menciptakan banyak moment, sebenarnya bukan untuk kepentingan anak saja. Tapi juga saya, sebagai Mamanya. Itulah yang saya rasakan.
Saat SMA saya pernah merasa ibu saya tidak begitu sayang, kurang perhatian, dan masih banyak lagi. Padahal, ibu saya adalah ibu rumah tangga. Setiap waktu yang dimiliki hanya untuk mengurus keluarganya. Me time? Ibu saya tidak pernah mengenal me time. Tapi, saya tahu me time ibu saya adalah menonton film-film Bollywood 😁. Bisa jadi pemikiran kurang disayang, karena gejolak remaja yang galau. Namanya anak muda, masih mencari jati diri kan 😆. Karena pernah merasakan hal itu, saya berharap anak-anak saya nanti tidak merasakan hal yang sama. Saya mamanya, saya kakaknya dan saya sahabat karib mereka.
Setelah melahirkan, ternyata malah saya yang sering merasa kurang puas bersama anak. Saya sering bertanya-tanya “sudah berkualitaskah waktu kami bersama” . Selain bermain bersama dan membaca buku, saya kerap menghabiskan waktu dengan menggendong. Ketika Cinta sudah mulai aktif, aktivitas menggendong tidak sebanyak dulu. Dengan menggendong saya merasa begitu dicintai. Semoga Cinta juga merasakan hal yang sama. Agar moment menggendong tetap dirasakan, biasanya saya mengajak Cinta jalan sore sambil digendong (semoga bisa rutin dilakukan). Cara lainnya adalah sambil mendengarkan musik. Sejak hamil saya suka menempelkan earphone ke perut. Mungkin ini lah yang membuat Cinta gampang berjoget ketika mendengarkan musik. Saat mendekati jam tidur malam, lampu kamar saya matikan. Saya putar musik pelan sebagai pengantar tidur dan saya gendong Cinta dengan wrap sambil bergoyang ala dansa. Seringnya Cinta tertidur dalam pelukan. Namun tak jarang ia minta diturunkan ketika mengantuk dan kemudian menyusu.
Ya, moment menggendong dan menyusui inilah yang membuat saya merasa benar-benar dicintai. Moment yang saya harap, bisa menggantikan kesalahan-kesalahan yang tidak sengaja saya lakukan dalam keseharian.

Kira-kira, ibu-ibu lain bagaimana ya menciptakan moment bersama buah hatinya?