Aktualisasi Diri

Yuuhuuuu, Materi PraBunsay #4 kemarin sudah dibagikan. Tadi malampun, mahasiswi di kelas juga sudah berdiskusi. (Tapi saya belu bikin resumenya😫, karena jadwal suami libur. So, no-no pegang laptopšŸ˜…)

Nah, materi kemarin membahas tentang aktualisasi diri. Di sini ditekankan, bahwa semua ibu bekerja. Baik di ranah domestik atau publik. Yang membedakan hanyalah sejauh apa kesungguhan kita menjalani setiap pilihan putusan yang sudah diambil. Setiap ibu harus saling mendukung. Every mom has her own battle, win yours without being down to other. Ah, suka banget deh sama quotenya.

Quote dari Pak Didik dan Bu Septi yang ngena sekali buat saya

Di NHW PB#4 ini, sebenarnya saya agak galau. Sejak bergabung menjadi relawan FormASI, saya bercita-cita menjadi seorang konselor menyusui. Rasanya menyenangkan sekali bisa membantu para ibu. Bukan berarti sekarang tidak bisa. Edukasi tetap bisa berjalan, tp jika saya menjadi konselor menyusui maka saya juga bisa berbagi tugas dengan teman-teman konselor menyusui lainnya.

Dan untuk semester ini, saya juga mengemban tugas menjadi Sekretaris di Kelas Bunda Sayang Batch #5. Bangga? Tentu! Tapi saya bingung menuangkan di kartu nama ingin menjadi relawan ASI atau sekretaris IP.

Setelah tidur dalam kebingungan (appeeeeuuuu) saya memutuskan untuk menuliskan profesi saya sebagai ibu rumah tangga bahagi di kartu nama yang saya buat.

Dan, inilah hasilnya šŸ˜†šŸ˜†šŸ˜†

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Tinggalkan komentar