GAME LEVEL #1 Hari ke 1 : Komunikasi Produktif – Berselisih Paham

Setelah 2 minggu kelas Pra Bunda Sayang berlangsung, kali ini kami mahasiswi kelas Bunda Sayang Batch 5 resmi berjalan. Dengan waktu dua minggu, kami diberi sedikit pemanasan agar bisa menjalankan kelas dengan semangat dan hati riang.

Meski diberi jarak 2 hari antara materi-diskusi dan tantangan, ternyata saya masih deg-degan. Padahal nih, selama dua hari saya mencoba mempraktikkan tipis-tipis komunikasi produktif. Itung-itung pemanasan lebih banyak 😁😁.

Nah, kebetulan hari ini kakak saya dan anak-anaknya berkunjung ke rumah. Tak hanya itu, keponakan saya yang rumahnya di sebelah juga datang. Makin ramailah.

Rumah yang ramai dengan anak-anak biasanya akan ada muncul sesuatu. Dan benar saja. Cinta berebut dengan sepupunya, Bila. Usia mereka hanya berbeda 1 tahun. Ini membuat mereka lebih sering berselisih. Tapi, ya begitulah anak-anak. 😆🤣🙈🤭

Untunglah, ibu dan kakak tidak ikut turun tangan. Bisa-bisa, tantangan untuk saya akan bertambah 😅😅😅.

Kali ini, mereka rebutan buku bacaan. Padahal, ada banyak buku di rumah ini. Apa yang dipegang Kakak Bila, Cinta juga mau. Begitupun sebaliknya. Awalnya saya biarkan saja, sekalian mengajarkan mereka memecahkan permasalahan bersama. Tapi, begitu terlihat tidak kondusif, sayapun mendatangi mereka berdua.

Dengan tips-tips komunikasi produktif coba saya terapkan. Yang pertama, saya tarik nafas dulu. Kenapa? Biar saya gak bawa emosi mamak-mamak biasanya yang suka ikutan ngomel kalau anak rebutan.

Setelah itu, saya sampaikan informasi yang pendek. “Yuk, baca buku sama-sama,” ujar saya. Kalau sebelumnya saya suma menambahkan kata ya atau intonasi bertanya. Setelah dipikir-pikir, pernyataan saya sebelumnya tidak jelas untuk anak-anak. Pesan bisa tidak sampai. Intonasi suara? Tentu saja lembut dan ramah (ini kudu latihan keras gaes 💪🏻💪🏻💪🏻). Jadi informasi tersebut selain saya sampaikan dengan pendek dan jelas, juga sebagai kata ganti perintah (yang macam bos gitu).

Berikut saya ceklist komunikasi produktif yang coba saya terapkan. Btw, ini template buatan mbak Icha, salahsatu teman sekelas dari matrikulasi yang jago desain. Cakep yak 😻❤️.

Bagaimana observasinya? Alhamdulillah, hari ini komunikasi produktif bisa berjalan lancar dan sukses (versi saya). Semoga besok, komunikasi produktif makin lancar dan makin tertanam di alam bawah sadar. Jadi bisa keluar otomatis saat kapanpun dan dimanapun. 💪🏻💪🏻💪🏻

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

2 tanggapan untuk “GAME LEVEL #1 Hari ke 1 : Komunikasi Produktif – Berselisih Paham”

Tinggalkan komentar