Pola tidur yang berantakan, memengaruhi banyak hal. Apalagi, Cinta termasuk yang gampang terbangun saat mendengar suara. Fiuhh. Rasanya……….
Berbagai cara saya lakukan agar pola tidur kembali lancar. Tapi tidak mudah. Apalagi saat bulan Ramadan. Jam tidur sayapun makin berantakan 😂. Ade, makasih ya sudah pengertian sama mama dan kakak sejak dalam rahim 😘.
Usai bulan Ramadan, saya bertekad lebih kuat untuk memperbaiki jam tidur kami. Kami? Iya, saya dan Cinta 🤣. Salahsatunya dengan memberikan aktivitas fisik agak lebih banyak dari biasanya, mengurangi screen time, dan mempercepat meredupkan lampu kamar lebih cepat. Eh, tapi ini kalau papahnya libur, entah mengapa kok sulit ya 🤔.
Hari ini, kebetulan keluarga kakak saya lengkap. Kakak ipar sedang off bekerja. Maka, kamipun merencanakan bermain sepeda bersama-sama.

Ini, pertama kalinya Cinta mengayuh sepeda roda empat. Sebelumnya, saya pernah menyewakan sepeda tanpa kayuh untuk melatih keseimbanganya. Ada banyak manfaatnya menggunakan sepeda tanpa kayuh. Tapi di Balikpapan belum banyak peminatnya. Suami dan ibu saya juga tidak setuju jika saya bersikeras membelinya. Mestinya saya yang lebih bertekad ya 😶.
Bermain sepeda memberi manfaat seperti belajar kepemilikan Barang, menyeimbangkan tubuh, mengayuh dengan Baik, melatih kemampuan kerkonsentrasi, melatih kemampuan motorik, belajar arah, bersosialisasi dengan orang lain dan masih banyak lagi.

Meskipun Cinta belum bisa mengayuh sepeda secara penuh – hanya separuh putaran, karena tingginya belum mencukupi -, namun Cinta memberikan perkembangan yang baik.
“Cinta suka main sepeda?,” tanya saya.
“Suka banget. Sering-sering main sepeda ya ma,” kata Cinta.

Usai bermain sepeda, ternyata ada saja ide lain anak-anak ini bermain. Sungguh menyenangkan menemani mereka bermain sambil meningkatkan kecerdasan mereka.
❤️❤️❤️❤️