Sejak beberapa bulan lalu, saya bergabung dalam kepanitiaan acara Pandu 45. Acara yang alhamdulillah berhasil direalisasikan kemarin, Minggu, 15 Maret 2020. Acara yang menambah semangat saya menghabiskan waktu di rumah bersama anak-anak dan jurnal pribadi.
Di awal talkshow saya berbesar hati waktu keluar masuk ruangan, karena Cinta menangis mencari dan Rangga yang buang air besar. Namun saat workshop, alhamdulillah saya bisa full mengikutinya.
Kenapa bergabung di kepanitian?
Jawabannya gak tau 🙈. Tiba-tiba hati tergerak untuk terlibat. Namun, yang tidak menyangka adalah saya berada di tim acara. Tugas kepanitiaan yang tidak pernah saya pilih. Ekwkwkw. Eh pernah sih waktu IP Balikpapan Raya kolaborasi dengan gentlebirth. Ini jadi pengalaman baru yang menyenangkan. Sumber ilmu lain yang saya dapat.
Apa yang berjalan baik dari acara ini?
Waktu. Acara kemarin berjalan tepat waktu sesuai jadwal. Hal yang jarang sekali saya temui saat menjadi panitia acara. Biasanya (((((biasanyaaaa lho yaaa)))) banyak pemakluman dalam keterlambatan peserta. Hebatnya lagi, peserta juga bisa hadir tepat pada waktunya.
Apa yang paling disuka selama dalam kepanitiaan ini?
Kerjasama dan saling melengkapi. Selama acara, para panitia saling bantu meski bukan tugas utamanya.
Apa hal yang bisa panitia lakukan lebih baik di kegiatan IP selanjutnya ?
Duh apa ya? Semua kordinasi menurut saya berjalan baik. Kudapan juga banyak tersedia **ehh**
Berada dalam kepanitiaan kali ini, sangat menyenangkan. Saya belajar bagaimana mengahadapi banyak orang di tengah keramaian dan mengutarakan pendapat yang saya miliki.
Sayapun mengenal lebih dekat teman-teman pengurus IP Balikpapan Raya. ❤️
