Misi Petualangan 2 di Transcity telah hadir. Sebelum menikmati deburan ombak di banana boat, kami para wisatawan masing-masing hotel diberikan bekal saat berkumpul di balai kota.
Alhamdulillah, saya bisa hadir tepat waktu dan mengikuti diskusi sampai selesai. Obrolan para manager hotel kemarin, cukup mengena di hati saya.
Selain sebagai mahasiswa, di HIMA saya juga mengambil peran sebagai Manager Operasional. Peran ini saya ambil, karena saya cukup menyukai tugas-tugas manop, yang mirip-mirip dengan tugas saat menjadi sekretaris di kelas Bunda Sayang. Menjadi manop HIMA, sangat menyenangkan karena membuat saya seperti mahasiswa lain yang sedang aktif di kelas. Saat menjalankan peran manop pun, saya merasa seperti profesional di bidang lain.
Selain di Institute, saya juga bergabung di Kampung Komunitas Balikpapan Raya. Namun ada kalimat mbak Rima yang cukup menggelitik kalbu (tsaaaahh). “Saya hanya memilih institute, agar fokus” kurang lebih seperti itu kalimatnya. Berada di Kampung Komunitas rasanya seperti bukan saya. Kenapa? Karena bertemu banyak orang cukup menjadi tantangan. Namun, di Kampug komunitas juga seru. Rumah bermain dan agenda-agendanya, sayang sekali untuk dileawatkan.
Namun, tentu saja menjadi mahasiswa di institute adalah yang paling saya tunggu. Semoga saya bisa menjalankan peran saya sebagai mahasiswa, manop HIMA dan warga kampung komunitas dengan baik. Amiiiiinnn 🤲🏻🤲🏻🤲🏻🤲🏻
Diskusi mengenai CoC dan adab berkomunitas kembali mengingatkan saya, bahwa keduanya sangat penting. Mungkin, saya sering kali lupa. Diskusi lalu, menjadi pengingat saya untuk lebih baik lagi. Bukan hanya di komunitas, terutama untuk diri sendiri.
Lalu, bagaimana jika ada teman yang melanggarnya. Hmmm, ini cukup rumit bagi saya 🙈🙈. Saya khawatir perkataan saya akan memyakiti teman. Namun, saya akan mencoba untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu. Agar teman saya menyadari bahwa ada yang kurang tepat. Sehingga bisa memperbaiki.
Daaaaaan tentu saja, saya juga harus intropeksi diri.