Menstrual cup atau biasa dikenal dengan menscup, beberapa tahun belakangan lebih dikenal perempuan. Saya mengetahuinya baru di tahun 2016, lewat obrolan grup komunitas. Sebelumnya, sejak tahun 2014 saya sudah beralih dari pembalut sekali pakai ke pembalut kain.

Saat itu, yang menjadi dasar pindahnya karena saya sering iritasi. Jadi biasanya dalam sekali atau dua kali periode saya akan berganti merek. Kemudian saya yang saat itu sudah resign, tentu berpikir harus lebih hemat, ha-ha. Pembalut kain, bisa saya gunakan bertahun-tahun.
Alhamdulillah, saat itu sedang ada promo pembelian organic cup. Beli satu gratis satu. Lumayan kan, saya bisa dapat separuh harga kalau belinya barengan dengan orang lain.
Sayangnya, menscup tidak bisa saya gunakan saat masa nifas. Pertimbangan dari bidan saat itu adalah jalan lahir yang sedang masa pemulihan. Jadi pilihannya adalah menggunakan pembalut sekali pakai atau pembalut kain. Setelah dua kali membeli menscup (menscup pertama saya jadikan giveawaykarena tidak kunjung mestruasi sampai saya hamil lagi).
Qadarulllah, saat saya memutuskan meneruskan iud sampai selesai menyapih, organic cup kembali memberikan promo yang sama. Sayapun bisa dengan tenang mencobanya.

Namanya juga benda yang mendukung ramah lingkungan, tentu saja pengemasannya juga sedemikian rupa. Bahkan tidak ada kertas cara penggunaan dan lain-lain yang diberikan secara terpisah. Semua dicetak dalam karton pembungkusnya.
Isi kanton ada pouch dan mencup. Sehingga mencup tetap aman dan bersih saat harus dibawa kemana-mana. Sependek yang saya pahami, karton pembungkusnyapun ramah lingkungan.

KESAN PERTAMA
Saat pertama kali melihat bentuknya saya sedikit bingung. Bagaimana bisa mencup ini masuk ke area vagina. Namun, teman-teman yang sudah menggunakan semua kompak berkata “Kalau dibayangin kayaknya emang menakutkan. Tapi begitu dipakai, gk ada lagi tuh ketakutan”
Saat periode pertamahadir, sebenarnya saya tidak siap. Kenapa? Karena saya tidak menyangka secepat itu periode pertama saya hadir setelah 20 bulan tidak menstruasi.
Cepat-cepat saya sterilkan menscup ini dan mulai berlatih. Meski saat itu volumenya belum banyak. Pokoknya latihan dulu deh, pikir saya.
Saya mulai mencoba melibat mencup menjadi huruf U dan mencoba memasukannya. Tapi dipengalaman pertama ini mengejutkan. Belum masuk sepenuhnya saya sudh melepas lipatannya. Jadilah saya dikagetkan suara dan dorongan dari menscup yang terbuka. Seketika saya langsung tertawa.
Oh, tarik nafas, hembuskan. Anggap seperti akan bersalin, kata saya pada diri sendiri.
Di percobaan kedua, saya berhasil. Namun ternyata saya kurang dalam, sehingga bagian ujung masih terasa ketika diraba. Saat itu saya pikir memang seperti itu pemakaiannya. Sehingga ketika berjalan, sedikit tidak nyaman. Saya pikir, nanti juga terbiasa. Setelah beberapa jam menscup sudah mulai nyaman. Saat akan buang air kecil, saya cukup kaget karena ujung menscup tidak terasa di tangan saya.
Ternyata posisinya sudah pas. Agak kedalam sehingga tidak teraba lagi dan itu membuat lebih nyaman.
Dihari ketiga periode saya mulai mencoba jogging. Rasanya? Tidak ada. Dua kali periode ini malah saya tidak merasakan seperti periode. Gak berasa blas deh. Kalau biasanya kan berasa tuh ada aliran yang keluar. Kalau pun ada, itu tandanya menscup saya bergeser sehingga bocor.
Alhamdulillah, sependek ini meski bocor tidak banyak sampai tembus. Hanya seperti flek saja.
KELEBIHAN
Selain ramah lingkungan, kelebihan lain yang saya rasakan adalah perasaan nyaman dan mudah penggunaan serta perawatannya. Saat akan membuang darah pun kita hanya butuh air bersih yang mengalir. Berbeda kalau kita menggunakan pembalut sekali pakai atau pembalut kain. Tentu membutuhkan air yang cukup banyak untuk membersihkan sebelum membuangnya kan?
Penggunaan menscup juga bisa sampai tahunan. Hemat kan. Jika harga pembalut sekali pakai 15 ribu. Maka dalam setahun saya bisa mengeluarkan uang 180 ribu. Jika 10 tahun, sudah1,8 juta. Dibandingkan dengan menscup yang tidak sampai 500 ribu (jika harga normal dan merek organick cup), saya masih hemat banyak toh. hehe
KEKURANGAN
Secara garis besar, bagi saya tidak ada kekurangan. Errrr, atau harganya yang cukup mahal, mungkin. Tapi saat ini juga ada menscup lokal yang lebih terjangkau kok.
UKURAN
Menscup Organic Cup ini tersedia dalam dua ukuran. SIze A untuk yang belum melahirkan atau melahirkan secara SC. SIze B untuk yang melahirkan secara normal.
Sayangnya, saat promo kita tidak bisa membeli size yang berbeda. Harus sama. JAdi pastikan teman yang akan bergabung, juga menggunakan size yang sama dengan kita.