“Aku kok merasa dijauhin ya. Gara-gara, temanku tiap minggu ngumpul. Tapi aku gk pernah ikut. Aku bilang ke mereka, kalau buat ngumpul “senang-senang” gitu aku gk bisa. Tapi kalau tiap hari ke lapangan voli, diizinkan sama suami,” kata mbak Ika belum lama ini.
“Itu artinya nggak sefrekuensi mbak. Gk usah dipaksain,” jawabku bijaksana. Tsaaahhhh.
Tidak bisa dipungkiri kalau terkadang, kita baper saat tidak lagi akrab dengan sahabat-sahabat dulu. Apalagi jika mereka berkumpul bersama, kitanya tidak diajak atau dikabari.
Eh, tapi bener deh. Semakin bertambah usia, aku semakin cuek sama orang-orang yang tidak sefrekuensi. Tidak lagi berusaha untuk bisa diterima orang lain.
Misalnya pengalaman di Forum ASI, dulu waktu awal-awal bergabung aku sangat bersemangat kampanye ASI. Saking semangatnya, sampai nggak peduli mau didengerin atau nggak, pokoknya kampanye dulu. Dan sebisa mungkin harus diterima. Kalau nggak diterima “ihhhh, kok gk mau belajar siiihh!” kata batinku.
Aku pernah ada di masa baper berkepanjangan karena dicuekin saat mengedukasi. Ya salahku juga sih kenapa gk pakai ditanya saya suka slonong boy kasih edukasi (terutama ke keluarga). Diikutin? Nggak 😂😅. Nyesek nggak tuh.
Aku juga pernah baper, ketika teman-temanku hangout bareng tanpa mengajaku. Basa basi kek! Tapi kalau dipikir-pikir, mungkin mereka kapok mengajak. Karena selalu kutolak. Ya mendingan nggak usah ngajak kali yaa 😅.
Sekarang? Aku memilih untuk diam kalau tidak ditanya🙈. Akhirnya aku menyadari kalau tidak semua orang curhat butuh pendapat dan solusi. Kadang hanya butuh didengar. Lah, yang curhat aja gitu, apalagi yang nggak ya 😂. Aku juga menambahkan “kecuekan” saat dimintai pendapat. Jaga-jaga supaya tidak baper saat jawabanku tidak seperti yang diinginkan.
Aku yang introvert ini kan suka overthinking saat akan dan sesudah bertemu orang lain. Maka harus sadar diri.
Jadi menurut hemat ku, tidak perlu memaksakan diri untuk berada di frekuensi lain. Karena frekuensi yang membahagiakan dan kita butuhkan, sebenarnya ada di lingkaran terdekat kita sendiri.