Bagaimana 2023 mu?

2024 tinggal menghitung hari. Ini bisa kita manfaatkan untuk flashback. Kalau dirinci satu persatu sih, mungkin banyak banget yang belum tercapai. Tapi, mari kita fokus pada keberhasilannya. Yang belum tercapai, mari kita jadikan resolusi di 2024 nanti. Ha-ha.

Aku tidak pernah menyangka bisa membaca buku (ebook) baru sebanyak 12 buku. Artinya dalam satu tahun aku berhasil menyelesaikan 1 buku dalam 1 bulan. Itu buku baru saja. Tidak termasuk buku-buku lama yang sengaja aku baca ulang.

Padahal targetku, 2023 ini aku bisa membaca buku minimal 2 buku. Mengingat aku tidak pernah bisa punya waktu membaca. Ternyata selain niat, mengganti sejenak buku fisik ke ereader adalah solusi.

Memegang buku fisik, terutama yang sewa membuatku dag dig dug. Karena anak bayi belum bisa mengendalikan tenaganya. Buku pribadi saja sudah banyak yang robek.

Oh iya, di 2024 nanti aku kembali mendaftar KLIP. Kali ini aku berharap bisa menyelesaikannya sampai tuntas. Tidak seperti sebelumnya yang ingin mengulas cerita tentang kisahku. Kali ini aku akan fokus pada buku-buku untuk tujuan akhirnya. Mesti di setiap setoran pasti akan banyak curhatnya sih. Ha-ha.

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Satu komentar pada “Bagaimana 2023 mu?”

Tinggalkan komentar