Pilihan Bekerja Sambil Kuliah

“Kenapa mau kerja? Bukannya sebaiknya dia menikmati waktu-waktu luangnya dulu. Kan baru lulus SMA. Nanti kalau sudah kuliah, pasti sibuk. Gak apa-apa kalau mau mikir cati kerja. Nanti kalau sudah kerja, kuliah malah gak bisa santai-santai lagi,” tanya suami padaku mengenai keinginan salah satu sepupu yang mencari pekerjaan.

“Ya dia mikirnya ngapain lagi di rumah. Gak dapat uang saku. Jadi mendingan cari kerja. Abi sih mikirnya juga kayak sayang. Tapi kalau umi, gak masalah. Malah bagus katanya. Biar anaknya tau gimana susahnya nyari uang,” jawabku.

Lanjutkan membaca “Pilihan Bekerja Sambil Kuliah”

Seberapa Kenal dengan Teman Dunia Maya

Seberapa kenalkah Anda dengan teman-teman dunia maya? Hmmm, kalau aku jujur aja mungkin hanya 50 persen yang kukenal. Baik sudah bertemu ataupun akrab hanya di dunia maya. Separuhnya lagi, berteman hanya karena satu komunitas tapi tidak pernah saling menyapa. Sebagian yang kukenal di dunia nyata dan berteman secara virtual, tak selalu saling berkomunikasi. Terkadang hanya komentar-komentar dan reaksi singkat yang saling kami berikan untuk tetap menjaga komunikasi.

Lanjutkan membaca “Seberapa Kenal dengan Teman Dunia Maya”

Nasib Kue Lebaran

Hai, hai gimana kabar kue kering di rumah? Sudah menipis? Atau cuma hilang satu barus? Ha-ha. Ini sih di rumahku ya. Kue kering yang disajikan, masing-masing cuma hilang satu baris.

Tamu yang datang ke rumah, memang tidak banyak. Karena di hari pertama aku dan ibu langsung keliling ke rumah sepupu-sepupu ibu. Di hari kedua lebaran, aku sudah harus berangkat ke Samarinda. Karena tak mau sendirian di rumah, ibu memilih ikut adik nomer tiga, keliling ke keluarga istrinya alias adik ipar ibuku.

Lanjutkan membaca “Nasib Kue Lebaran”

Mual dan Muntah? Coba Minum Air Jahe Hangat

Hai, lama sekali tidak menumpahkan isi kepala di blog ini. Perencanaan yang sudah aku siapkan di blog ini buyar sudah. Selain mood menulis yang naik turun, kebiasaan anak-anak yang berubah selama ramadan, dan kehamilan ketiga yang membahagiakan dan memberikan cerita yang berbeda.

Di kehamilan pertama, aku masih bisa mengikuti beragam aktivitas di luar rumah. Mengikuti beberapa komunitas dan mengikuti kelas online. Di kehamilan kedua, aku bertekad membatasi aktivitas di luar rumah, karena aku ingin fokus ke Cinta dan ibu yang belum lama ditinggal bapak.

Lanjutkan membaca “Mual dan Muntah? Coba Minum Air Jahe Hangat”

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H.

Taqabbalallahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Barakallaahu fiikum

Lebaran kali ini, pasti terasa sekali ya perbedaannya buat kita semua. Yups, dua tahun lalu kebanykan dari kita merayakannya dengan hati yang gemas. Lantaran masih ada pembatasan dalam berkegiatan. Berbeda dengan saat ini.

Sebagian keluarga besarku berada di Balikpapan. Jadi, kami tak merasakan yang namanya pulang kampung. Hanya saja, kemajuan teknologi saat ini membuat maaf-maafan kami sekeluarga juga via online. Pamanku yang sudah lebih dari 30 tahun di Sangatta, selalu merayakan lebaran di sana. Paman yang merupakan anggota polisi, tak pernah bisa merayakan hari raya bersama keluarganya. Karena malam dan saat lebaran pasti bertugas.

Lanjutkan membaca “Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H”

Pantai

Sebagai orang Balikpapan, tentu kami terbiasa dengan pemandangan pantai. Ya pantai memang mudah ditemukan di sini. Sebelah sisi kota kami adalah pantai. Dengan mengendarai kendaraan saja, pantai bisa kita nikmati. Aku tak pernah menghitung ada berapa banyak pantai wisata di kota ini. Mulai yang dikelola pemerintah, swasta ataupun pantai pribadi ada. Dan semua hampir jarang sekali sepi. Selalu ramai. Terutama saat akhir pekan.

Lanjutkan membaca “Pantai”

Mbak Midah, Calon Bestie Pilihanku

Apakah kamu punya teman yang selalu bersemangat dalam melakukan setiap aktivitasnya? Selalu mengerjakan sesuatu dengan bersungguh-sungguh tanpa terlihat sedikitpun keraguan untuk mundur. Dan pernahkah ketika kamu berada didekatnya, tiba-tiba saja kmu juga ikut bersemangat. Atau meski sedang ada jarak di antara kalian, percikan semangatnya tetap sampai ke relung hati meski hanya lewat percakapan di jejaring sosial.

Lanjutkan membaca “Mbak Midah, Calon Bestie Pilihanku”

Selalu Ada Syukur di Setiap Cobaan

Fabiayyi alai rabbikuma tukathtiban

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan.

Aku terhenyak saat mendengar potongan surah Ar-Rahman di TV. Ku hentikan pekerjaanku pagi itu. Aku memutuskan untuk mendengarkan surah Ar-Rahman yang sedang dibacakan oleh seorang Qori. Tak terasa air mataku menetes. Dadaku rasanya bergemuruh. Ya Allah, banyak sekali yang tidak kusyukuri selama ini. Ampuni hamba ya Allah. Dibalik semua cobaan ini, ternyata engkau masih memberikan banyak kebahagiaan dan keberkahan buat hambamu.

Lanjutkan membaca “Selalu Ada Syukur di Setiap Cobaan”