Blog !

  • Read Aloud Rumin Literasi Ibu Profesional Balikpapan Raya

    Hari ini, Minggu (19/02) Rumin Literasi Ibu Profesional Balikpapan Raya kembali mengadakan kegiatan. Kali ini kegiatannya adalah read aloud bersama Teh Lia yang berdomisili di Kalimantan Tengah. Buku yang dibacakan berjudul Aku Boleh Bilang “Tidak”. Aku dan warga kampung komunitas IP Balikpapan Raya, berbondong-bondong hadir ke acara ini secara virtual. Meski online, tidak mengurangi keseruan… Read more

  • Hansdonuts, Donat Terbaik Se-Balikpapan

    Kalau ngomongin cemilan, donat bisa jadi favorit hampir semua orang. Zaman aku kecil, donat seperti J-Co atau pun Dunkin Donuts sangat langka. Aku bisa menikmati Dunkin Donuts hanya saat bapak atau teman-temannya bertugas ke Jakarta. Donat tersebut dijadikan salahsatu oleh-oleh yang dibagikan. Meski hanya 1 atau dua yang diberi, wah rasanya bahagia sekali. Berbeda dengan… Read more

  • Capek dan Pegal? Yuk, Pijat

    Badan yang capek dan pegal kerap kali menghampiri kita para ibu. Tugas publik, domestik hampir tidak ada hentinya. Kalau cuma menarik nafas dan menghembuskannya, belum tentu rasa pegal itu hilang. Lalu apa yang bisa dilakukan? Perawatan massage adalah salah satu caranya. Buat para ibu, baik ya g bekerja di ranah publik atau domestik, mengunjungi salon… Read more

  • Menu Favorit Saat Sakit

    “Bu, mau bubur ayam,” kata mbak Ika saat ia sakit. “Yang di bawah aja ya?” jawab ibu. “Gak mau. Maunya yang di gunung sari,” rengeknya. “Bu, mau pisang gapit nenek bahari,” pinta mbak Ika lagi di lain waktu saat sakit. Read more

  • Anak Sakit? Aku Saja Deh!

    Anak sakit, aku saja deh! Yakin deh banyak ibu yang sedih melihat anaknya sakit. Inginnya ibu saja yang merasakan. Karena biasanya saat anak-anak sakit, mereka tidak menyampaikan dengan baik yang mereka rasakan. Ini Kebanyakan akan memilih diam saja. Kalaupun ada keluhan, tidak jelas apa yang ingin disampaikan. Ini terutama terjadi pada anak-anak yang usianya di… Read more

  • Baby Blues

    “Oweeeee oweeeeeeee” Suara tangis bayi terdengar sangat keras. Tapi, aku tidak bergeming sedikitpun. Aku hanya melihat bayi mungil ini menangis. Tidak berapa lama, aku juga ikut menangis. Ku angkat bayi dan mulai kususui. Seketika, ia tenang dalam buaian. Kutatap wajahnya yang penuh ketenangan. Tapi aku tak kunjung tenang. Hatiku masih gelisah. Aku merasa hampa. Seakan… Read more