Menyiasati Pendidikan Seks untuk Anak

Sumber : https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/menyiasati-pendidikan-seks-untuk-anak-cjB3

Di beberapa negara, isu pendidikan seks kerap memunculkan kontroversi di masyarakat. Indonesia misalnya, masih ada yang cenderung konservatif dan menabukan perbincangan seputar seksualitas seperti Indonesia, mengenalkan pendidikan seks belum dianggap sesuatu yang lumrah. Sebagian orang keliru menilai pendidikan seks sama saja mengajarkan perbuatan asusila kepada anak-anak. Padahal, kasus-kasus paparan pornografi dan kejahatan seksual terhadap anak terus meningkat. Sampai-sampai Komisi Perlindungan Anak (KPAI) menyatakan Indonesia dalam situasi darurat kekerasan seksual terhadap anak.

Pada artikel tersebut disebutkan bahwa pelecehan seksual pada anak naik 100 persen pada tahun 2013-2014.

Keterbukaan dalam keluarga untuk membicarakan isu seksualitas bukanlah hal yang sepele. Agar nantinya anak tidak mencari informasi dari sumber lain yang bisa saja malah tidak kredibel. Selain itu, pendidikan seks dalam keluarga juga bisa membuat anak lebih dekat dengan orangtua.

Sumber :

https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/menyiasati-pendidikan-seks-untuk-anak-cjB3

https://www.google.com/amp/s/setiorini08.wordpress.com/2018/05/22/penerapan-fitrah-seksualitas-sesuai-usia-anak/amp/

Game Level 9 Hari 6 : Susun Yuk Tiketnya

Baru saru hari tiba di rumah, ternyata kakak-kakak sepupu sudah tidak sabar untuk bermain di rumah.

Mainan apa yang Cinta dan kakak-kakak pilih hari ini? Mainan pertama adalah menyusun balok. Bersama kakak-kakak, Cinta membuat rumah. Mereka berbagi tugas. Ada yang membuat pagar, rumah, taman dan lainnya. Padahal, balok kayunya terbatas jumlahnya. Lanjutkan membaca “Game Level 9 Hari 6 : Susun Yuk Tiketnya”

Game Level 8 Hari 6 : Nek, Es Cream

Hari ini, pagi-pagi sekali Cinta dan Rangga saya boyong mengantar papahnya ke manggar. Si papah akan memancing bersama teman-temannya.

Karena masih terlalu pagi dan sedikit terburu-buru, keduanya langsung diajak tanpa mandi pagi 🙈

Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 6 : Nek, Es Cream”

Game Level 7 Hari 6 : Mama Capek?

Tiga bulan ini, Cinta resmi menyandang status kakak. Sampai sekarangpun, saya dan Cinta masih sama-sama belajar beradaptasi.

Kami yang tadinya biasa beraktivitas berdua, kali ini mesti bisa bernegoisasi jika adiknya harus diutamakan. Terutama saat menyusu.

Hari ini, lagi-lagi Cinta membuat saya kagum. Saat saya menyusui adiknya sambil berbaring, Cinta yang bermain di lantai tiba-tiba naik ke atas kasur.

“Mama capek ya,” tanya Cinta.

“Lumayan nuh kak. Mama ngantuk,” jawab saya.

“Cinta pijatin mama ya. Mama bobo aja,” kata Cinta.

Masya Allah, meleleh hati saya mendengar perhatian Cinta. Iapun memijat kaki saya. Usai dipijat, saya bahkan diberikan pelukan dan ciuman. “Cinta sayang banget sama mama. Sayang adek, sayang papah, sayang nenek, sayang akung juga,” kaya Cinta.

Game Level 5 Hari 6 : Pohon Literasi, Membaca Buku yang Sama

Memasuki hari ke enam, saya menyiapkan beberapa buku untuk dijadikan pilihan membaca. Namun, sejak pagi hari Cinta hanya mau membaca buku Suara Apa Itu dan Aku Suka Belajar.

Saya pikir, malam hari menjelang tidur -waktu biasa kami membaca buku- Cinta akan mau memilih buku “barunya”.

Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 6 : Pohon Literasi, Membaca Buku yang Sama”

Game Level 4 Hari 6 : Gaya Belajar, Menyusun Pompom

Hari ini, karena akan kedatangan kakak-kakak ke rumah, maka belajar Cinta agak saya percepat. Maksudnya, biar saat kakak-kakak datang, Cinta tidak terganggu dan bisa ikut bermain bebas.

Lanjutkan membaca “Game Level 4 Hari 6 : Gaya Belajar, Menyusun Pompom”

Game Level 3, Hari 6 : My Family My Team

Bisa jalan-jalan menikmati pemandangan alam atau lingkungan baru sungguh menyenangkan. Apalagi, untuk saya yang saat masih bekerja dulu sering melalanglang buana. Saat stres, jalan-jalan yang jadi obatnya. Maka tak heran, jika saya dulu sering mengemudikan mobil jauh tanpa tujuan, ha-ha.

Saat sudah menikah, tentu hal tersebut tidak bisa dilakukan seorang diri. Tapi yang memyenangkan saya punya partner yang bisa saya bawa.

Namun, saya sering lupa kalau jalan-jalan melepas penat bukan tak harus jauh. Lingkungan sekitar juga bisa dijadikan alternatif. Bonusnya, saya jadi mengenal lebih banyak tetangga sekitar rumah.

Lanjutkan membaca “Game Level 3, Hari 6 : My Family My Team”