Game Level 6 Hari 4 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Gotong Royong

Di kampung tempat tinggal saya selalu ada agenda tahunan yang selalu dilakukan. Ada banyak sebenarnya. Salahsatunya adalah membuat bubur asyura.

Entah sejak kapan tradisi ini dilakukan. Yang pasti tujuannya memperat kekeluargaan antar tetangga. Semua warga bergotong royong membuatnya. Bahannya pun dari setiap rumah.

Lanjutkan membaca “Game Level 6 Hari 4 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Gotong Royong”

Game Level 6 Hari 3 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Bermain di Kapal

Tinggal di daerah yang dekat dengan teluk Balikpapan, membuat kami mudah menemukan kapal. Ini menjadi salahsatu hiburan kami, ha-ha. Kebetulan, dekat rumah kamipun ada banyak tambak dan hutan bakau.

Sore ini, Cinta dan papahnya kembali jalan-jalan ke tambak untuk melihat kapal yang sedang diperbaiki.

Lanjutkan membaca “Game Level 6 Hari 3 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Bermain di Kapal”

Game Level 6 Hari 2 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Kurang dan Tambah

Nenek moyangku, seorang pelaut

Gemar mengarung luas samudera

Menerjang ombak, tiada takut

Menempuh badai, sudah biasa

Angin bertiup, layar berkembang

Ombak berdebur di tepi pantai

Pemuda berani, bangkit sekarang

Keluat kita beramai-ramai

Ada yang baca liriknya sambil nyanyi gak? Ho-ho. Lagu Nenek Moyangku Seorang Pelaut sedang disukai Cinta. Meskipun belum hapal benar liriknya, tapi Cinta suka bernyanyi dengan lantang.

Lanjutkan membaca “Game Level 6 Hari 2 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Kurang dan Tambah”

Game Level 6 Hari 1 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Menyusun Clodi

Sebagai seorang istri, cara apa yang digunakan untuk berhemat? Saya yakin, setiap istri punya cara yang berbeda. Boleh jadi, bisa saja diadaptasi oleh istri lain. Tapi tidak wajib kan. Setiap keluarga punya cara yang berbeda-beda, dan kita harus menghargainya.

Lanjutkan membaca “Game Level 6 Hari 1 : Temukan Matematika di Sekitarmu, Menyusun Clodi”

Aliran Rasa Game Level 5 : Pohon Literasi Menyelamatkan Kedekatan Kami

Hadirnya anggota baru, Rangga, dalam keluarga kami memang tidak mengejutkan. Saya, suami dan nenek memang sudah mempersiapkannya sejak jauh hari. Ya, meski sampai sekarang belum juga berhasil menyapih Cinta sih 😅.

Tapi, siapa sangka meski sudah disiapkan menjadi kakak, ada saja hal-hal yang membuat Cinta belum terbiasa.

Lanjutkan membaca “Aliran Rasa Game Level 5 : Pohon Literasi Menyelamatkan Kedekatan Kami”

Game Level 5 Hari 12 : Pohon Literasi, Majalah Bobo

Akhirnya setelah melewatkan dua minggu tanpa membaca majalah Bobo, hari ini majalah tersebut menjadi pilihan. Padahal saya sudah sering menawarkan, tapi baru hari ini ia tertarik pada cerita si Paus Biru.

Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 12 : Pohon Literasi, Majalah Bobo”

Game Level 5 Hari 11 : Pohon Literasi, Aku Suka Berolahraga

Dalam suasana kemerdekaan ini, tentu saja aneka perlombaan diadakan. Untuk anak-anak, dan juga dewasa.

Hari ini, bersama Nindy Cinta melihat perlombaan di RT rumah kami. Tanpa ekspetasi apa-apa, saya mengizinkan Cinta menuju lapangan. Saya pikir, ia hanya akan menjadi penonton. Tapi siapa sangka, kalau ia akan mengikuti beberapa perlombaan.

Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 11 : Pohon Literasi, Aku Suka Berolahraga”

Game Level 5 Hari 10 : Pohon Literasi, Rapelan Baca Buku

Alhamdulillah, hari ini kondisi saya lebih baik dari kemarin. Sehingga bisa kembali beraktivitas ringan.

Kakak sepupu Cinta, hanya seorang yang menginap. Tentu saja, ini kemudahkan saya mengajak mereka membaca buku.

Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 10 : Pohon Literasi, Rapelan Baca Buku”

Game Level 5 Hari 9 : Pohon Literasi, Mamak Drop

Tiba-tiba saja, hari ini saya mendadak sakit. Padahal rencananya, saya ingin mengajak Cinta membaca majalah bobo edisi terbaru. Tapi karen konfisi tubuh yang tidak fit, saya hanya bisa ditempat tidur saja.

Ditambah lagi, anak-anak kakak datang berkunjung usai sekolah sampai malam tiba. Alhasil, mereka mengajak Cinta bermain. Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 9 : Pohon Literasi, Mamak Drop”

Game Level 5 Hari 8 : Pohon Literasi, Aku Tidak Suka Marah

Hadirnya Rangga dalam keluarga kami tentu sangat menyenangkan. Namun, sampai hari ini, kami masih terus beradaptasi. Terutama Cinta. Walapun saya, papah dan neneknya sebisa mungkin tak mengurangi sedikitpun perhatian, tetap saja ada hal-hal yang terlewatkan.

Apalagi, Cinta yang masih belum lepas menyusu. Melihat adiknya menyusu, tentu tantangan berat.

Lanjutkan membaca “Game Level 5 Hari 8 : Pohon Literasi, Aku Tidak Suka Marah”