Game Level 1 Hari 7 : Komunikasi Produktif – Yuk, Beres-Beres

Hari ini, agenda saya cukup banyak di luar rumah. Begitu pula dengan ibu saya. Karena agenda ibu saya beraktivitas di rumah kakak, sayapun memberikan Cinta pilihan. Ingin ikut saya atau ke rumah budenya. Ternyata, ia memilih ke rumah budenya. Kebetulan hari ini tanggal merah, semua kakak sepupu libur sekolah.

Setelah memberikan pelukan dan ciuman, tak lupa saya memberikan pesan pada Cinta. “Bermain aman ya kak. Main sama-sama kakak,” pesan saya.

Sebenarnya agak sedih, saya masih berharap di glandotin Cinta kemana-mana. Tapi ternyata dia memilih bermain dengan kakak-kakaknya. 😅😅😅. Diglandotin melulu “lelah”, begitu anaknya mau ditinggal eh malah galau.

Tak mau lama-lama pergi, usai rapat bersama FormASI Balikpapan saya segera ke rumah kakak. Seperti yang saya duga, rumahnya kakak seperti ……….. seperti bayangan kebanyakan orang kalau di rumah banyak anak-anak🤣.

Untuk beberapa saat, saya bebaskan mereka semua bermain. Begitu waktu pulang tiba, sayapun mengajak semua -Cinta terutama- untuk membantu saya membereskan mainan. Sayapun mencontohkan, bagaimana menyusun mainannya. Meskipun sambil bermain, beruntung mainan bisa berhasil dibereskan.

Sayapun mengajak Cinta untuk mandi sore dulu sebelum pulang. “Gak mau. Cinta sudah mandi,” elak Cinta. Padahal, mandinya tadi pagi🤣.

“Kak, mandi yuk setelah itu kita pulang,” ajak saya. Cinta mulai berpikir. “Kalau Cinta mandi sekarang, jadi segar. Kan seharian sudah bermain dengan kakak-kakak,” kata saya lagi.

“Oke, Cinta mandi sendiri,” jawabnya

mau mandi sendiri ternyata 😅.

Meski sambil memberikan arahan, saya memberikan kesempatan Cinta untuk mandiri.

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Tinggalkan komentar