Lanjut di hari ke delapan game level 8 ini, saya harus “istirahat” sejenak. Rencananya, hari ini saya mau mengajak Cinta menabung uang koin di celengan.
Tapi, rencananya jadi ambyar 😬😬😬 Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 8 : Berhenti Sejenak”
Lanjut di hari ke delapan game level 8 ini, saya harus “istirahat” sejenak. Rencananya, hari ini saya mau mengajak Cinta menabung uang koin di celengan.
Tapi, rencananya jadi ambyar 😬😬😬 Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 8 : Berhenti Sejenak”
Ingin sekali rasanya saya kembali rutin berolahraga. Saya mulai dengan yang ringan-ringan dulu, yaitu jalan keliling kampung bersama Cinta, Rangga dan Nenek.
Hari ini, Cinta meminta saya untuk menggendongnya. Mungkin dia rindu di gendong. *hoossshhh hossshhh*
Hari ini, pagi-pagi sekali Cinta dan Rangga saya boyong mengantar papahnya ke manggar. Si papah akan memancing bersama teman-temannya.
Karena masih terlalu pagi dan sedikit terburu-buru, keduanya langsung diajak tanpa mandi pagi 🙈
Hari ini, kebetulan kakak-kakak sepupu sedang libur sekolah. Ya, karena hari ini adalah hari guru. Untuk mengisi waktu yang kosong tersebut, Cinta bersama kakak-kakak berkunjung ke perpustkaan.
Semua sangat antusias. Apalagi, kakak Cicah dan Kakak Nindy ingin membuat kartu anggota perpustakaan. Sembari menunggu, Cinta dan yang lain bermain sebentar di paly ground.
Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 5 : Rezeki di Perpustakaan”
Kecerdasan finansial yang kerap saya terapkan pada Cinta adalah tentang berbagi. Mungkin karena hal tersebut juga saya pelajari dari kecil sampai sekarang.
Belajar ala saya dan Cinta pun masih mendadak. Kami mempelajari hal-hal kecil yang biasa kami temui. Semoga kami bisa secepatnya belajar dengan tema-tema tertentu.
Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 4 : Pah, Stop Kanan Ya”
Menabung uang koin adalah hal yang menyenangkan. Suara koin yang berdenting membuat Cinta bersorak kegirangan.
Mengenalkan tentang keuangan pada anak, tidak melulu soal jual beli. Ada banyak hal yang bisa anak-anak pelajari. Salahsatunya dengan berbagi rezeky ke tempat-tempat yang memerlukan.
Saya dan Cinta sering sekali menemukan kotak amal. Cinta suka sekali memasukkan uang ke dalam kotak amal tersebut.
Tinggal didekat warung memberikan godaan tersendiri. Ya buat saya dan juga Cinta 😹. Apalagi si penjual sering memanggil-manggil Cinta. “Cintaaa, sini,” kata si penjual seraya memberikan es cream.
Fiiuuuuuhhhh
Sering kali, kita hanya terfokus pada titik hitam di selembar kertas putih. Padahal kertas putih lebih dominan. Jika saja kita melihat kertas putihnya, tentu akan ada banyK hal yang kita syukuri.
Tantangan level 7 ini mengingatkan saya pada buku Cacing dan Kotoran kesayangannya. Karya Ajahn Brahm.
Lanjutkan membaca “Aliran Rasa Game Level 7 : Semua Anak adalah Bintang”
Hari ini, kami kedatangan 4 buku karya Watiek Ideo. Salahsatu penulis buku anak favorit saya. Keempat buku ini merupakan seri “ayo berkata baik”.
Masing-masing ceritanya memberikan contoh berkata yang baik untuk anak-anak (dan juga dewasa).