Seberapa Kenal dengan Teman Dunia Maya

Seberapa kenalkah Anda dengan teman-teman dunia maya? Hmmm, kalau aku jujur aja mungkin hanya 50 persen yang kukenal. Baik sudah bertemu ataupun akrab hanya di dunia maya. Separuhnya lagi, berteman hanya karena satu komunitas tapi tidak pernah saling menyapa. Sebagian yang kukenal di dunia nyata dan berteman secara virtual, tak selalu saling berkomunikasi. Terkadang hanya komentar-komentar dan reaksi singkat yang saling kami berikan untuk tetap menjaga komunikasi.

Lanjutkan membaca “Seberapa Kenal dengan Teman Dunia Maya”

Nasib Kue Lebaran

Hai, hai gimana kabar kue kering di rumah? Sudah menipis? Atau cuma hilang satu barus? Ha-ha. Ini sih di rumahku ya. Kue kering yang disajikan, masing-masing cuma hilang satu baris.

Tamu yang datang ke rumah, memang tidak banyak. Karena di hari pertama aku dan ibu langsung keliling ke rumah sepupu-sepupu ibu. Di hari kedua lebaran, aku sudah harus berangkat ke Samarinda. Karena tak mau sendirian di rumah, ibu memilih ikut adik nomer tiga, keliling ke keluarga istrinya alias adik ipar ibuku.

Lanjutkan membaca “Nasib Kue Lebaran”

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H.

Taqabbalallahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Barakallaahu fiikum

Lebaran kali ini, pasti terasa sekali ya perbedaannya buat kita semua. Yups, dua tahun lalu kebanykan dari kita merayakannya dengan hati yang gemas. Lantaran masih ada pembatasan dalam berkegiatan. Berbeda dengan saat ini.

Sebagian keluarga besarku berada di Balikpapan. Jadi, kami tak merasakan yang namanya pulang kampung. Hanya saja, kemajuan teknologi saat ini membuat maaf-maafan kami sekeluarga juga via online. Pamanku yang sudah lebih dari 30 tahun di Sangatta, selalu merayakan lebaran di sana. Paman yang merupakan anggota polisi, tak pernah bisa merayakan hari raya bersama keluarganya. Karena malam dan saat lebaran pasti bertugas.

Lanjutkan membaca “Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H”

Pantai

Sebagai orang Balikpapan, tentu kami terbiasa dengan pemandangan pantai. Ya pantai memang mudah ditemukan di sini. Sebelah sisi kota kami adalah pantai. Dengan mengendarai kendaraan saja, pantai bisa kita nikmati. Aku tak pernah menghitung ada berapa banyak pantai wisata di kota ini. Mulai yang dikelola pemerintah, swasta ataupun pantai pribadi ada. Dan semua hampir jarang sekali sepi. Selalu ramai. Terutama saat akhir pekan.

Lanjutkan membaca “Pantai”

Selalu Ada Syukur di Setiap Cobaan

Fabiayyi alai rabbikuma tukathtiban

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan.

Aku terhenyak saat mendengar potongan surah Ar-Rahman di TV. Ku hentikan pekerjaanku pagi itu. Aku memutuskan untuk mendengarkan surah Ar-Rahman yang sedang dibacakan oleh seorang Qori. Tak terasa air mataku menetes. Dadaku rasanya bergemuruh. Ya Allah, banyak sekali yang tidak kusyukuri selama ini. Ampuni hamba ya Allah. Dibalik semua cobaan ini, ternyata engkau masih memberikan banyak kebahagiaan dan keberkahan buat hambamu.

Lanjutkan membaca “Selalu Ada Syukur di Setiap Cobaan”

Random

Apa yang dilakukan saat menghindari mual dan muntah di awal kehamilan? Biasanya para dokter akan memberikan obat jika mual dan muntahnya cukup parah. Kondisi setiap ibu tidak sama. Bidan Neny, sudah memberikan beberapa obat yang perlu dikonsumsi jika mual dan muntahnya berlebihan.  

Saat belum yakin hamil, aku sempat “menyalahkan” kol di telur dadar.  “Pagi ini kok perut begahya. Padahal sebelumnya aman aja,” tanyaku pada ibu. Di hari ke 9 ramadan, aku masih bisa berpuasa. Kemarin-kemarin, sebenarnya ada rasa tidak nyaman di badan. Tak hanya itu, saat mencoba minum kopi yang biasa aku nikmati, ada rasa tidak nyaman. Tubuh seperti menolak salah satu asupan yang aku suka. Aku pikir, mungkin karena sejak sebelum puasa, aku memang sudah mengurangi kopi dan saat puasa tidak minum sama sekali.

Lanjutkan membaca “Random”

Pahami Kenapa Harus Demo

“Katanya di Jakarta demo besar-besaran ya?” tanya ibu sepulang sholat terawih.
“Oh ya?” aku balik bertanya.
“Iya, tadi bude Tuti cerita pas di mesjid,” tambah ibu.
Aku tak menanggapi lagi. Selain karena tidak tahu, aku juga tidak tertarik dengan politik. Cukup yang paham-paham sajalah yang bersuara.

Tak lama kemudian, aku melihat postingan IG sebuah media cetak yang menperlihatkan salah satu korban demo hari ini.

Lanjutkan membaca “Pahami Kenapa Harus Demo”

Pengalaman Vaksin Covid-19 (1, 2 dan Boster)

Sudah vaksin kah Anda? Mudah mendapatkannya? Atau cukup kesulitan? Saat vaksin dosis pertama, aku dan ibu cukup kesulitan mendapatkannya. Perlu “perang” saat mendaftarkan diri. Padahal sudah sering berlatih “perang” saat belanja. Qadarullah, masih masuk dalam daftar antrian yang cukup jauh.

Alhamdulillah, tak terlalu lama aku dan ibu mendapatkan vaksin dosis pertama. Bagaimana efeknya? Setelah vaksin, aku sangat mengantuk. Dalam perjalanan pulang, aku tertidur di kursi penumpang. Memang sih, waktu vaksin bertepatan dengan jadwal aku tidur siang ✌🏻. Sedangkan ibu, langsung merasa lapar. Setelah sholat isya baru ibu merasa ngantuk dan tidur pulas sampai waktu subuh.

Lanjutkan membaca “Pengalaman Vaksin Covid-19 (1, 2 dan Boster)”