Sejak tahun lalu, suami sudah menyuarakan untuk mengecat rumah. Alasannya karena dinding rumah sudah tidak ada ruang berkreasi lagi. Alias penuh dengan coretan anak-anak. Ha-ha. “Yakin mau di cat? Anak-anak masih kecil lho. Dan kita berencana nambah satu anak lagi. Mungkin Cinta dan Rangga sudah berhenti menggambar di dinding. Adiknya nanti, kan gak tau,” kataku pada suami. Aku sendiri senang sih, kalau ada nuansa baru di rumah. Tapi juga memahami kondisi yang mungkin akan terjadi.
Lanjutkan membaca “Putih yang Jadi Pilihan”Tragedi Paket
Pakeeet
Apakah tampak menyenangkan ketika mendengar kata-kata itu? Kebanyakan akan kegirangan mendapatkan notifikasi paket dari kurir. Tapi ada juga yang deg-degan. Takut dimarahin suami karena kemarin sudah ada paket yang datang. Atau tidak enak sama tetangga, karena sering dititipin paketan pas tidak ada di rumah. Atau semua pernyataan itu benar. Ha-ha.
Apappun yang kita check out dari keranjang belanja market place, pasti tidak sabar kita nanti. Aku termasuk yang beruntung, selalu bertemu kurir yang baik dan penyabar. Apapun ekspedisinya.
Lanjutkan membaca “Tragedi Paket”Lega
Setelah beberapa hari terakhir berpindah-pindah lokasi dan menyiapkan diri di zona Okelas Bunda Produktif batch 2, hari ini sudah bisa rabahan. Tampaknya badan dan otak perlu istirahat sejenak. Ha-ha. Kemarin-kemarin saat berada di awal zona O, banyak over thinkingnya. Bagaimana kalau gagal? Bagaimana kalau materi yang dibawakan tidak menarik? Bagaimana kalau nanti saat live terjadi trouble? Bagaimana kalau anak-anak tidak kooperatif? Bagaimana kalau suami tidak bisa menjaga anak? Bagaimana ini? Bagaimana itu? Dan masih banyak lagi.
Lanjutkan membaca “Lega”SPEAKER HCVC : Keluar Dari Zona Nyaman
Sebagai orang yang selalu bahagia dibalik layar, ketika mendapat tantangan untuk menjadi seorang speaker butuh perjuangan yang kuat. Waktu tantangan muncul di beranda FBG Bunda Produktif, rasanya ingin mundur saja. Tak hanya aku, tapi juga tetangga CH. Kami memang ssatu frekuensi dalam banyak hal. Sampai suatu hari mbak Ais berkata “Tapi ingat kemarin-kemarin, kita bertahan berama-sama. Atau resign bersama.” Tentu ini membuat kami semua tertawa. Satu orang yang semangat, mampu menularkan semangatnya ke teman-teman yang lain.
Lanjutkan membaca “SPEAKER HCVC : Keluar Dari Zona Nyaman”Butterfly HCVC : Tas Unik dari Kaos Bekas
Saat ini, trend fashion berkembang dengan cepat. Sebentar-sebentar selalu ada fashion baru yang siap digunakan. Padahal di lemari, baju-baju lama tak semuanya tak layak dipakai. Sebagian masih bagus.
Hari ini, aku menjadi butterfly HCVC dengan tema Upcycle Kaos Bekas Menjadi Tas Unik. Speakernya adalah Indy Fitria Adicita. Inginnya langsung praktek seperti sebelum-sebelumnya. Tapi karena ada tugas dadakan di kota lain. Mau tak mau aku hanya menyimak dan mencatat.
Lanjutkan membaca “Butterfly HCVC : Tas Unik dari Kaos Bekas”Butterfly HCVC : Makrame I’m Fall in Love with You
Makrame adalah salah satu produk kerajinan yang berasal dari keahlian merangkai tali temali. Rabu, 23 Februari 2022 lalu aku kembali menjadi butterfly di HCVC. Yang mana Firda Rosiana menjadi speakernya. Judul yang dibawa adalah Step by Step Membuat Maceame Plan Hanger.
Di antara banyak konferens yang diadakan, materi ini yang paling membuatku berbinar. Tahun lalu, aku sudah berniat belajar membuat makrame. Alat dan bahan sudah disiapkan. Eh, niatnya gak terkumpul sempurna. Ketika flyer acara ini dibagikan, aku sangat bersemangat mengikutinya. Langsung daftar dan set pengingat kalender.
Lanjutkan membaca “Butterfly HCVC : Makrame I’m Fall in Love with You”Bumble Bee : Belanja Gagasan di Ruang Hexagon City Virtual Conference
Menjadi bumble bee, artinya aku harus belanja gagasan dari banyak tempat. Lompat dari satu acara ke acara lain. Seperti lebah yang sedang menghisap madu.
Lanjutkan membaca “Bumble Bee : Belanja Gagasan di Ruang Hexagon City Virtual Conference”Butterfly HCVC : Kreasi Kain Perca
Kamis, 24 Februari lalu aku mantap menjadi butterfly dengan speaker Mulyati Dwi Aisyah. Kami diajak berkreasi dengan kain perca.
Kebetulan stok kain perca di rumah cukup banyak. Modal selain kain perca hanya jarum, benang jahit dan kancing sebagai aksesoris.
Lanjutkan membaca “Butterfly HCVC : Kreasi Kain Perca”Butterfly HCVH : Seru-Seruan dengan Kain Flanel
Selasa, 22 Februari 2022 lalu giliran Wartuwidyarini yang tampil sebagai speaker di Hexagon City Virtual Conference. Mahasiswa bunda produktif 2 dari regional Bali ini mengajak seru-seruan berkreasi dengan kain flanel. Perempuan yang akrab disapa Arin ini, memilih IG Live sebagai sarana berbaginya.
Apa itu kain flanel? Jenis kain yang dibuat dari serat wol tanpa tenun. Asyiknya kain flanel punya banyak warna. Jadi kita punya banyak pilihan saat menggunakannya.
Lanjutkan membaca “Butterfly HCVH : Seru-Seruan dengan Kain Flanel”Butterfly HCVC : Melatih Anak Berpikir Komputasional Melalui Aktivitas Menggambar
Senin, 21 Februari lalu aku bertugas menjadi Butterfly di Hexagon City Virtual Conference. Speaker pertama yang kuhinggapi adalah Reni T. Wulandari dengan tema Melatih Anak Berpikir Komputasional Melalui Aktivitas Menggambar. Apa itu berpikir komputasional? Berpikir komputasional atau Computational Thinking adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer. Ini mendorong anak untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menyelesaikan persoalan dengan menerapkan konsep terstruktur.
Computational Thinking pertama kali dicetuskan oleh Syemour Aubrey Papert seorang ahli komputer dari MIT tahun 1980. Metode ini kemudian digencarkan oleh Jeannette Marie Wing dari Columbia University tahun 2006.
Lanjutkan membaca “Butterfly HCVC : Melatih Anak Berpikir Komputasional Melalui Aktivitas Menggambar”