Blog !

  • Jelajah Kota Balikpapan : Pemancingan KM 24

    Pemancing Keluarga Bowleh kembali hadir. Sudah lama kami tidak memancing bersama. Kali ini, aku dan keluarga mengunjungi sebuah kolam pemancingan di Jalan Soekarno Hatta KM 24. Kolam pemancingan ini berada di kawasan Panti Asuhan Yaumiddin. Sebelum menuju kolam pemancingan, kami mampir ke rumah Bibi Marni untuk sholat dan makan siang serta menjemput Bibi. Read more

  • Sayur Favorit

    Menu apa yang tidak membosankan dan masih suka dinikmati hingga saat ini? Kalau aku sayur bening bayam adalah menu paling aman. Untukku sendiri ya. Bukan anak-anak dan keluarga di rumah, he-he. Saat aku kecil, dalam seminggu ibu bisa dua sampai tiga kali memasak sayur bening. Selain simple dan cepat dalam memasaknya, aku termasuk anak yang… Read more

  • Perpustakaan

    “Gara-gara TTM Perpustakaan, jadi ada yang tanya-tanya,” Kurang lebih kalimat itulah yang kubaca melalui notifikasi grup telegram. Lah, kapan ada TTM Perpustakaan, batinku. Aku pun segera membukan FBG. Dan ternyata, aku terlewat satu tema TTM. Belakangan aku memang tak banyak membuka sosmed. Untuk chat pribadi saja, aku harus membalas cukup lama. Hiks-hiks. Bukan tanpa alasan,… Read more

  • Banjir Oh Banjir

    Banjir adalah kata yang sangat jarang kudengar saat kecil. Entah karena wilayah Balikpapan yang terdampak banjir sedikit atau karena zaman dulu tak ada media sosial. Sehingga berita banjir tak mudah didapat seperti sekarang. Atau bisa juga karena perkembangan, banyaknya rumah dan gedung yang di bangun, berakibat banjir mudah ditemui di berbagai sudut kota. Seperti belakangan… Read more

  • Cerpen : Terbanglah Tinggi, Mimpiku

    “Kamu kok gak cari info Ty. Katanya mau kuliah di Jawa. Kalau diem-diem gini mending kuliah di sini aja.” Kalimat Om Rio membuatku dan Tya tersentak. Kedua orang tua Tya adalah perantauan dari pulau Jawa. Buat mereka, anak-anaknya harus bersekolah di pulau Jawa. Biar punya pengalaman jauh dari orang tua. Bertolak belakang dengan kedua orang… Read more

  • Cerpen : Mading Sekolah

    “Ayo pulang sekarang!” Tia membuyarkan lamunanku. Sudah lima belas menit aku menunggunya di kantin sekolah. Aku menunggunya selama ini, bukan hanya karena ia sahabatku. Tapi karena rumah kami yang satu blok dan pagi ini aku menumpang untuk pregi sekolah. “Gak nunggu Febri?” tanyaku sambil mengikutinya ke parkiran motor. “Gak, dia diajak ikut lomba mading,” kata… Read more