-
Pelajaran Manis
“Hei nyak, masih inget ini gak?” seorang teman mengirimkan pesan dan gambar melalui DM instagramku. “Ya ampun, kangennya,” balasku. “Pengin balik ya, ha-ha.” balasnya lagi “Wkwkwkw.” Gambar yang dikirimkan adalah kliping dari sebuah koran. Aku yang menulis artikelnya. Seketika aku kembali teringat pengalaman liputan beberapa tahun lalu. Read more
-
Tips Agar Keluarga Makin Akrab
Memiliki keluarga besar yang tinggalnya satu kota sangat menyenangkan. Apalagi jika tempat tinggalnya mudah dijangkau. Frekuensi bertemu akan lebih sering terjadi. Meski begitu, untuk menjaga ke akraban antar keluarga perlu dilakukan beberapa hal. Agar hubungan kekerabatan tetap mulus seperti kain sutra yang halus. Apa saja yang bisa dilakukan? Read more
-
Pengganti
“Bi, tolong dong buka kepala selang ini. Tabung gasnya mau di masukkan ke lemari,” kata ibuku pada adik ketiganya. Lelaki yang bedanya hanya enam tahun dengan ibuku ini aslinya bernama Agus. Tapi di kampung kami Abi akrab disapa Agus Bagong. Dan setelah memiliki anak 18 tahun lalu, panggilan pamanpun berubah menjadi Abi. Karena anaknya memanggil… Read more
-
Jelajah Kota : Lampion Garden Samarinda
Kota Samarinda. Kota yang terkenal dengan sebutan kota tepian. Samarinda memang berada di tepian sungai Mahakam. Sungai terpanjang di Kalimantan Timur. Samarinda sendiri memiliki memiliki banyak sungai. Menurut wikipedia, ada 27 sungai alam di Samarinda. Samarinda punya ciri khas sendiri. Di kota ini, kebudayaannya cukup kental. Meski berbahasa Indonesia, masyarakatnya biasa dengan logat banjar. Jadi… Read more
-
Jangan Malas Buang Sampah
“Ih, ini pasti karena bapak jadi kayak gini!” “Coba aja bapak gak gitu, pasti gak akan terjadi kaya gini!” Ini, itu dan masih banyak ketidak berhasilan yang menurutku sumbernya dari bapak. Hingga suatu hari, beberapa tahun lalu, seorang teman berbagi pengalamannya setelah mengikuti sebuah kelas privat tentang pelepasan sampah batin. Ia bercerita ada banyak efek… Read more
-
Putih yang Jadi Pilihan
Sejak tahun lalu, suami sudah menyuarakan untuk mengecat rumah. Alasannya karena dinding rumah sudah tidak ada ruang berkreasi lagi. Alias penuh dengan coretan anak-anak. Ha-ha. “Yakin mau di cat? Anak-anak masih kecil lho. Dan kita berencana nambah satu anak lagi. Mungkin Cinta dan Rangga sudah berhenti menggambar di dinding. Adiknya nanti, kan gak tau,” kataku… Read more