Peran Orang Tua dalam Membangkitkan Fitrah Seksualitas

Hari ini, giliran kelompok 3 Kelas Kalimantan yang memberikan kami presentasi kelompoknya. Kelompok ini terdiri dari mbak Raida Hasanah, mbak Fitria Ikasari, mbak Ani Chaerani, mbak GT Nadia Noor S dan mbak Fajrianti.

Tema yang diusung adalah Peran Orang Tua dalam Membangkitkan Fitrah Seksualitas. WhatsApp Image 2020-02-26 at 14.08.49

Lanjutkan membaca “Peran Orang Tua dalam Membangkitkan Fitrah Seksualitas”

[Game Level 10, Hari 7] : Kiki Bilang Permisi

Mendongeng hari ke 7, saya ambil dari cerita karya Watiek Ideo yang berjudul “Kiki bilang Permisi”.

Kiki adalah seekor anak kucing yang baru saja pindah rumah. Sekolahnya pun baru. Ia belum memiliki teman. Namun, ia tetap semangat berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah, ternyata kela sudah ramai.

“Permisi, boleh aku duduk di sini.” tanyanya.

“Maaf kursi ini sudah ada yang menempati,” kata temannya.

Lanjutkan membaca “[Game Level 10, Hari 7] : Kiki Bilang Permisi”

Game Level 9 Hari 7 : Bermain Bayangan

Kamar yang gelap merupakan salahsatu hal yang tidak Cinta suka. Sayangnya, sejak kemarin malam, lampu di kamar kami padam. Bohlamnya sudah minta istirahat panjang.

Inginnya segera diganti. Tapi tangga untuk mengganti lampu, sedang dipinjam dan belum dikembalikan. Alhasil, kami di kamar hanya menggunakan lampu tidur.

Lanjutkan membaca “Game Level 9 Hari 7 : Bermain Bayangan”

Game Level 8 Hari 7 : Mau Itu Dong

Ingin sekali rasanya saya kembali rutin berolahraga. Saya mulai dengan yang ringan-ringan dulu, yaitu jalan keliling kampung bersama Cinta, Rangga dan Nenek.

Hari ini, Cinta meminta saya untuk menggendongnya. Mungkin dia rindu di gendong. *hoossshhh hossshhh*

Lanjutkan membaca “Game Level 8 Hari 7 : Mau Itu Dong”

Game Level 7 Hari 7 : Nih, Boleh Pinjam Kok

“Batita, belum paham konsep berbagi. Jadi jangan paksakan ia memberikan mainannya ke teman yang lain. Berikan pengertian tanpa memaksakan”

kurang lebih begitulah kalimat yang pernah saya dengar dari seorang psikolog anak. Sayapun menerapkannya ke Cinta. Ia tidak boleh memaksa bermain dengan mainan orang.

Lanjutkan membaca “Game Level 7 Hari 7 : Nih, Boleh Pinjam Kok”

Game Level 6 Hari 7 : Temukan Matematika di Sekitarmy, Membangun dengan Pasir

Bermain pasir buat sebagian orang dewasa tidaklah menyenangkan. Lengket dan susah dibersihkan biasa menjadi alasannya.

Namun, berbeda dengan anak-anak. Bermain pasir adalah hal yang sangat menggembirakan. Apalagi, saat ini bermain pasir tidak harus ke pantai. Pasir masa kini, bisa dimainkan di rumah dan tidak mudah berantakan.

Tapi, bisa bermain pasir di pantai langsung tentu lebih menyengkan kan. Lanjutkan membaca “Game Level 6 Hari 7 : Temukan Matematika di Sekitarmy, Membangun dengan Pasir”

Game Level 4 Hari 17 : Gaya Belajar, Bermain Puzzle

Hari ini, Cinta kembali merequest bermain Puzzle. Karena sudah cukup sering bermain puzzle di buku Glorrier yang level 1, saya mencoba menaikkan ke level 2.

Lanjutkan membaca “Game Level 4 Hari 17 : Gaya Belajar, Bermain Puzzle”

Game Level 3 Hari 7 : My Family My Team, Membantu di Dapur

Pagi ini, kami kedatangan Kakak Bila. Sejak beberapa hari lalu, Bila yang “dititipi” sekolah di Sevila, menginginkan sekolah di rumah Nenek.

Sekolah? Sekolah ala saya mah bebas. Pelajarannya kehidupan nyata sehari-hari. Haha.

Lanjutkan membaca “Game Level 3 Hari 7 : My Family My Team, Membantu di Dapur”

Game Level 1 Hari 7 : Komunikasi Produktif – Yuk, Beres-Beres

Hari ini, agenda saya cukup banyak di luar rumah. Begitu pula dengan ibu saya. Karena agenda ibu saya beraktivitas di rumah kakak, sayapun memberikan Cinta pilihan. Ingin ikut saya atau ke rumah budenya. Ternyata, ia memilih ke rumah budenya. Kebetulan hari ini tanggal merah, semua kakak sepupu libur sekolah.

Lanjutkan membaca “Game Level 1 Hari 7 : Komunikasi Produktif – Yuk, Beres-Beres”