Kembali Jatuh Cinta Pada Cinta Pertama

Woven wrap Lollypop Mybabywrap.com.my  adalah woven wrap pertama yang saya miliki. Woven wrap ini merupakan hadiah dari teman-teman di FormASI Balikpapan dan AIMI Kaltim. Karena ada sejarahnya, saya begitu menyayangi woven wrap ini.

Saat memilikinya, Cinta baru berusia 40 hari. Karena baru pertama dan badan masih sangat bengkak, saya memilih size 6. Selain karena bengkak, saya pikir seiring waktu Cinta akan semakin besar. Tentu saja membutuhkan wrap yang panjang. Ternyata saya salah! Semakin besar anak, belum tentu semakin panjang pula wrap yang dibutuhkan. Karena base +1, wrap ini termasuk yang jarang saya gunakan, terutama saat di luar rumah. Mau dilepas, tapi saya kelewat sayang.

Saat itu saya melihat salah satu babywearing enthusiast dr Ika, mengonversikan woven wrap ke meh dai. Konversi ini dilakukan salahsatu produsen gendongan lokal Nana Baby Carrier. Sayapun berkeinginan mengonversikan si lollypop. Tapi saya masih ragu-ragu. Saya pun bolak balik bertanya pada mbak Henti, owner Nana.

Akhirnya saya pun memutuskan mengonversikan si lollypop. Yiipiiii…

Konversi meh dai ini sangat membantu saya. Karena Cinta sedang dalam ukuran tanggung. SSC Standar kekecilan, tapi SSC Toodler masih agak kebesaran.

Kelebihan meh dai ini dibanding meh dai standard milik Nana adalah ada bagian body panel yang bisa diubah menyesuaikan si bayi. Tapi jangan khawatir, Nana Baby Carrier kabarnya akan mengeluarkan produk baru seperti meh dai. Namanya Flydai, gendongan ini bisa digunakan mulai newborn.

Bagian dalam meh dai yang bisa disesuaikan lebarnya. Sehingga, newborn juga bisa menggunakannya

Yang saya suka lagi dari meh dai ini adalah kain di bahu yang bisa disebar. Sehingga penyebaran beban lebih merata. Di bagian bahu diberi busa tipis. Mungkin untuk sebagian orang busa ini kurang tebal. Tapi buat saya sih cukup, karena saya lebih suka menyebarkan kain di bahu.

Busa tipis di bagian bahu

Oh iya, berbeda dengan SSC busa di bagian waistpad cukup panjang. Ketika diikat kebelakang pun, busa saling bertemu, sehingga sulit diikat. Dibawa kedepanpun masih terasa longgar untuk saya. Atau mungkin saya yang kurusan. **eaaaaa, ngarep**

Secara keseluruhan, saya menyukai hasil konversi ini. Terima kasih mbak Henti, terima kasih Nana Baby Carrier, karena sudah membuat saya kembali jatuh cinta pada Cinta Pertama saya.

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Tinggalkan komentar