Sorak Sorai Saat Proses Melamar

Mencari buddy di pekan ini sungguh menyenangkan. Karena saya harus bisa memilih-milih mana yang cocok di hati. Dari proses pencarian buddy ini, Mbak ayu adalah orang pertama yang menyapa saya di massanger saat proses perkenalan dulu. Seperti jatuh cinta pada pandangan pertama ya, he-he.

Dari mbak ayu saya belajar untuk tidak malu-malu dalam berkenalan dan bertanya. Apalagi komunikasi dengan mbak ayu tidak melulu soal perkuliahan di Bunda Sayang.

Namun yang paling seru adalah saat curhat lamar melamar ini di rumah keluarga 2 Sekar. Saat ada yang menceritakan pengalamannya atau menyatakan cintanya, kami seperti penonton salahsatu acara tv yang telah lalu. Saling bersorak dan tersipu. Bahkan mamak kami tidak lupa memberikan petuah-petuahnya dalam mencari jodoh.

Seru sekali. keakraban kamipun makin berasa di sini.

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Tinggalkan komentar