Jatuh cinta dan terluka adalah siklus yang biasa dirasakan oleh orang yang baru mengenal cinta. Terluka membuat hati semakin kuat dan belajar akan kesalahan sebelumnya. Siapa sih yang mau terluka? Tentu saja tidak ada. Tapi kalau tidak pernah terluka, bagaimana mau belajar?
Buku Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye ini merupakan kumpulan dari cerita-cerita pendek dari kisah-kisah hati yang terluka. Ada 10 cerita yang bisa dibaca. Seperti Hiks, Kupikir Itu Sungguhan, Kisah Sie Sie, Sepotong Hati yang Baru, Mimpi-Mimpi Sampek-Engtay, Itje Norbaja & Kang Djalil, Kalau Semua Wanita Itu Jelek, Percayakah Kau Padaku, I Love You, Katakanlah dengan Indah, Buat Apa Disesali. Dari kesepuluh cerita tersebut, aku paling menyukai cerita dengan judul Kisah Sie Sie.

Apa karena Kisah Sie Sie mengambil latar tempat kota Singkawang? Padahal bapakku hanya menumpang lahir di sana, tapi aku cukup merasa punya keterikatan dengan kota Singkawang, ha-ha.
Sie Sie adalah anak pertama dari tujuh bersaudara. Ayahnya bernama Han, seorang kuli kasar di pabrik tahu. Sie Sie adalah gadis berusia 16 tahun. Parasnya cantik, rambutnya panjang, tinggi semampai, berkulit putih dan berlesung pipi. Sie Sie sering dikira amoy dari keluarga kaya. Padahal Sie Sie berasal dari keluarga miskin, ia harus bekerja keras mengurus 6 adiknya. Adiknya yang paling kecil masih bayi.
Tak hanya cantik dan rupawan, Sie Sie juga sangat rajin dan pandai. Sayangnya Sie Sie tidak bersekolah. Satu-satunya keahliannya adalah membuat baju pesanan yang dipelajari sendiri.
Suatu hari, ibunya jatuh sakit. Keluarga mereka kehilangan separuh penghasilan keluarga. Meski sudah diobati, ibunya tidak kunjung sembuh. Situasi semakin rumit saat bapaknya dipecat dan ditangkap polisi karena ketahuan mencuri di brankas pabrik. Bapaknya mencuri karena tidak tahan dengan kesulitan yang ada dan mencari jalan pintas.
Di saat itulah Sie Sie mendengar kabar kalau seorang pemuda Taiwan mencari istri orang Singkawang. Saat itu lumrah terjadi “nikah foto”. Sie Sie sudah pernah melihat temannya dinikahkan secara paksa dengan laki-laki dari luar negeri. Namun karena terjebak dengan keadaan, Sie Sie memutuskan mendaftarkan dirinya untuk menjadi istri pemuda Taiwan tersebut.
Pemuda tersebut merupakan anak semata wayang dari keluarga kaya raya. Namanya Wong Lan. Sayangnya hidup Wong Lan hanya bermalas-malasan saja. Tabiatnya sangat buruk. Saat usia Wong Lan tiga puluh lima, orang tuanya meningal karena kecelakaan. Seluruh harta warisan jatuh ke tangan Wong Lan. Hanya saja, ia bisa menggunakan seluruh kekayaannya jika ia memiliki istri.
Akhirnya Sie Sie yang dipilih. Ia mendapatkan sejumlah uang saat pernikahan berlangsung. Dan setiap bulannya, keluarga Sie Sie akan mendapatkan uang selama satu tahun. Sie Sie tidak punya banyak pilihan. Ia melakukannya demi ibu dan adik-adiknya.
Setelah menikah, Sie Sie diajak tinggal di Taiwan. Apakah kehidupannya bahagia? Tidak! Sie Sie yang merupakn istri belian, dianggap seperti pembantu. Tapi Sie Sie berjanji akan mencintai apa adanya suaminya. Ia juga memaksa perasaan cinta tumbuh di hatinya.
Namun bukannya hilang semua kesulitan Sie Sie, ia malah semakin menderita. Tidak hanya dianggap pembantu, Sie Sie juga mendapatkan kekerasan di dalam rumah tangganya. Lambat laun seluruh usaha keluarga suaminya bangkrut, karena tabiat buruk suaminya. Tapi Sie Sie terus bertahan. Apalagi Sie Sie punya tiga anak dari Wong Lan.
Dah lah, ingin rasanya aku menjitak Sie Sie. Cinta boleh, jangan bego dong! Ha-ha. Dari beberapa cerita, kisah Sie Sie ini berakhir bahagia. Ya meski harus menderita dulu.
Judul : Sepotong Hati yang Baru
Pengarang : Tere Liye
Halaman : 187
Genre : Fiksi Dewasa Muda
Harga Ebook di Playstore : Rp 44.400,- (ada diskon menjadi Rp 35.852,-)