Dua Puluh Ribu Kata Perempuan

Kita sudah pernah mendengar kan, kalau perempuan perlu mengeluarkan duapuluh ribu kata dalam sehari. Jauh berbeda dengan laki-laki yang hanya tujuh ribu kata. Alhamdulillah, saya punya wadah untuk menyalurkannya. Jadi, tidak perlu ada emosi yang tertahan karena duapuluh ribu katanya tidak tersalurkan.

Lanjutkan membaca “Dua Puluh Ribu Kata Perempuan”

Aku dan Secangkir Kopi di Pagi Hari

Ada banyak hal yang ingin kulakukan sejak mataku terbuka di pagi hari. Rasanya 24 jam ingin kulakukan semua yang kumau. Atau begitu juga hari-hari setelahnya. Namun kusadari, menjadi ibu bukan hanya untuk diriku sendiri. Tidak. Aku tidak merasa menjadi ibu adalah sebuah beban yang amat sangat berat. Memang menjadi ibu tidak mudah. Tapi bukan berarti aku tidak bahagia. Menjadi ibu artinya aku belajar menjadi manager keluarga. Yang mengatur semua kebutuhan anggota keluargaku.

Lanjutkan membaca “Aku dan Secangkir Kopi di Pagi Hari”

Jodoh Tak Bisa Dipaksakan Bagian 3

Sudah satu jam aku hanya menetap layar komputerku. Padahal dokumen-dokumen sudah menumpuk, menunggu untuk dikerjakan. Beberapa hari ini aku merasa tidak bersemangat. Apa karena jawaban dari ayah yang ragu-ragu? Atau karena aku sendiri merasa tak yakin. Kulihat ada notifikasi pesan dilayar komputerku.

Gala typing

“Kamu kenapa sih marah-marah terus sama Adi?”

Lanjutkan membaca “Jodoh Tak Bisa Dipaksakan Bagian 3”

Jodoh Tak Bisa Dipaksakan Bagian 2

Uap secangkir capuccino dihadapnku mulai menghilang. Cepat-cept kuhirup, agar tetap nikmat selagi masih hangat. Kucek lagi to do list di mejaku. Mungkin ada yang terlewat.

Mataku tertuju pada jadwal di kalender. 2 minggu lagi waktunya aku sidang skripsi. Semua sudah selesai. Semoga semua berjalan lancar.

Apa kabar Adi ya? Belakangan kami jarang berkomunikasi. Meski beda kampus, jadwal skripsi kami berbarengan. “Ya tapi harusnya tetap lancar dong ya komunikasinya!” hati kecilku berbisik. Akupun mengirimkan pesan untuknya. Berharap segera dibalas.

Lanjutkan membaca “Jodoh Tak Bisa Dipaksakan Bagian 2”

Jodoh Pasti Bertemu

Semua pada sepakat sama kalimat itu kan? Pasti dong. Sampai sekarang aku masih ingat kalimat bapak. “Jodoh itu pasti bertemu. Mau jalannya beda, pasti nanti ketemu. Gak cuma soal suami. Tapi juga teman dan apapun. Kayak ada lalat lewat ini, kalau Allah gk menuliskan dia lewat depan bapak, gk mungkin dia lewat. Dan semua itu, pasti ada hikmahnya yang bisa dijadikan perlajaran,” kata bapak kala itu. Aku lupa, percakapan apa yang kami bicarakan saat itu. Yang pasti bukan soal pernikahan. Karena saat itu aku masih kuliah dan baru mulai bekerja. Namun kalimat jodoh pasti bertemu itu yang selalu terngiang.

Lanjutkan membaca “Jodoh Pasti Bertemu”

Sambutan di Tahun 2022

Apa yang Anda lakukan di awal tahun 2022 ini. Kalau saya bersyukur. Bersyukur akan banyak hal yang terjadi di tahun 2021. Tentu saja ya. Saya juga sangat bersyukur bisa melewati malam tahun 2022 ini di rumah. Di tempat tidur sendiri, setelah 4 menjelang akhir tahun saya Habiskan bersama keluarga di kota kelahiran suami.

Lanjutkan membaca “Sambutan di Tahun 2022”

Hari Ibu

Sejak saya kecil tanggal 22 Desember selalu diingatkan bahwa itu adalah hari ibu. Namun, dikeluarga saya ditanggal tersebut lebih identik dengan hari kelahiran kakak yana, kakak pertama saya. Walau di keluarga inti, kami tak memiliki perayaan khusus dalam tanggal-tanggal tersebut, sayapun juga menanggapinya dengan cara yang biasa.

Lanjutkan membaca “Hari Ibu”

5 Tahun

1.827 hari lalu adalah perubahan yang cukup besar. Menjadi ibu untuk pertama kalinya. Berjalan ke kehidupan yang jauh berbeda dari sebelumnya. Sampai saat ini, saya tak merasa pindah jalur dari peta terdahulu. Mungkin sesekali mengambil jalur cepat atau malah melewati jalur yang lebih panjang. Namun keduanya, memberikan pemandangan yang begitu Indah.

Lanjutkan membaca “5 Tahun”

Ayam Betutu – LatBar Virtual BakerHouse.id

Berhasil menantang diri sendiri untuk ikut kursus memasak adalah hal yang membanggakan buat saya. Kenapa? Karena saya diberi kelonggaran urusan dapur oleh suami. Ditambah lagi, ibu saya masih ingin mendapatkan kepercayaan di dapur.

Maka, jika saya turun ke dapur murni karena ingin dan bermain bersama anak-anak. Sayapun memilih membuat cemilan. Bahannya lebih sederhana dan anak-anak pun lebih senang terlibat dalam proses pembuatannya.

Lanjutkan membaca “Ayam Betutu – LatBar Virtual BakerHouse.id”

Zona Xtramiles Pekan 1 : Ayo, Berlatih dengan Gigih

Zona xtramiles di pekan pertama ini, cukup berat untuk saya. Karena saat ini sedang berada di luar kota. Sehingga memerlukan kerja keras sekali untuk fokus pada perkuliahan.

Saat menonton video dari founding mother, saya masih kebingungan. Ternyata saya tidak sendiri. Tetangga co house juga mengalami hal serupa. Hehehe

Lanjutkan membaca “Zona Xtramiles Pekan 1 : Ayo, Berlatih dengan Gigih”