Memulai Bullet & Journal

Pernah merasa aktifitas begitu-begitu aja. Atau ngerasa waktu 24 jam kurang. Hmmm, saya pernah merasa seperti itu. Apalagi, setelah mendadak berhenti bekerja.Rasanya seperti hilang arah dan tujuan. Bagaimana tidak, saat bekerja dulu saya termasuk yang rajin menuliskan apa-apa saja aktifitas saya. Dulu sih gk paham bullet & journal. Pokoknya main catat aja deh. Gak paham tuh mana yang penting-mendesak, yang penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, atau tidak penting-tidak mendesak.

Setelah menikah, saya mulai kembali menuliskan jurnal harian. Meski saat itu saya agak insecure karena isinya hanya kegiatan domestik. Sayangnya, kegiatan tersebut tidak berlangsung lama. Saya mood-moodan mengerjakannya.

Lanjutkan membaca “Memulai Bullet & Journal”

Taman Matahari di Bukit Pelangi

Hari Minggu kemarin, saya dan keluarga mengunjungi Taman Matahari di Bukit Pelangi. Niatnya pagi-pagi sekali, supaya kami bisa bertemu dengan embun pagi. Namun apa daya, dengan keriwehan yang ada, kami baru sampai pukul 9 pagi. “Lumayan lah, siapa tau makin sepi lokasinya,” batin saya.

Ternyata sampai lokasi, tidak sepi. Tapi juga tidak terlalu ramai. Pengunjung yang datang masing-masing seperti piknik. Membawa tikar dan bekal makanan.

Lanjutkan membaca “Taman Matahari di Bukit Pelangi”

Jelajah Kota Sangatta : Pantai Kenyamukan

Menjelang akhir tahun ini, suami mengajak kami liburan tipis-tipis ke kota Sangatta, KuTim. Sebenarnya kami tidak terlalu antusias, karena masih di masa pandemi. Namun, tak tega juga membiarkan suami berangkat ke Sangatta sendirian. Apalagi kalau bukan karena ingin memancing.

Kamipun izin dulu pada paman dan bibi yanv tinggal di sini. Apakah kami diizinkan berkunjung. Bagaimana suasana di sana dan lain-lain. Paman tentu saja antusias tau kami berniat datang. Beliaupun mengizinkan. Tapi kami langsung menjabarkan rincian yang tidak akan kami lakukan. Salahsatunya keluyuran di keramaian dan berusaha tetap mematuhi protokol kesehatan.

Lanjutkan membaca “Jelajah Kota Sangatta : Pantai Kenyamukan”

Jelajah Kota Balikpapan : Hutan Mangrove Margomulyo

Sudah 31 tahun saya tinggal di kawasan Balikpapan Barat, namun ketika jalan-jalan saya malah memilih ke kawasan lain. Padahal ada beberapa spot wisata yang bisa di kunjungi.

Salahsatunya Hutan Mangrove Margomulyo. Lokasi ini sudah sering saya lewati sejak usia 7 tahun. Kira-kira sudah 15 tahunan hutan mangrovenya dijadikan tempat wisata. Apalagi SMA 8 tepat berada di sebelahnya.

Lanjutkan membaca “Jelajah Kota Balikpapan : Hutan Mangrove Margomulyo”

Sandwich Generation

Sudah pernah mendengar istilah sandwich generation? Jujur saja, saya baru mendengarnya beberapa bulan lalu. Setelah mengikuti sebuah kelas keuangan. Istilah tersebut muncul dalam materi yang diajarkan.

Untuk yang belum mengetahuinya, sandwich generation adalah sebuah kondisi di mana anak-anak membantu membiayai orangtua namun disaat bersamaan juga memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Lanjutkan membaca “Sandwich Generation”

Menyusuri Pantai dengan Perahu Kano

Tak terasa, sudah lebih dari setahun saya istirahat dari perkuliahan di Ibu Profesional. Masa-masa akhir perkuliahan Bunda Sayang, saya lalui sesaat setelah bersalin Rangga. Ahh, rindu sekali rasanya. Apalagi teman-teman HIMA seregional sudah banyak yang melanjutkan jenjang perkuliahan.

Lanjutkan membaca “Menyusuri Pantai dengan Perahu Kano”

Apa Pentingnya Banyak Menghabiskan Waktu dengan Anak?

Banyak informasi parenting yang sering menyarankan untuk memperbanyak waktu dengan anak-anak. Bukan hanya banyak. Tapi juga berkualitas.

Memperbanyak kenangan indah bersama anak-anak saat mereka masih kecil, mungkin tampaknya tidak penting bagi sebagian orangtua. Tapi, saya ternyata mendapatkan sisi positifnya.

Lanjutkan membaca “Apa Pentingnya Banyak Menghabiskan Waktu dengan Anak?”

Alih Fungsi Ruang Tamu

Rumah orang-orang Indonesia, kebanyakan memiliki ruang tamu di bagian depan. Fungsinya temtu saja untuk menerima tamu. Baik yang beneran tamu atau keluarga. Begitu pula dengan rumah saya.

Meski, diperjalanannya kedatangan keluarga tidak lagi kami terima di ruang tamu. Pasti langsung menuju ruang tv (yang sekaligus ruang keluarga). Saya yang orangnya pemalu (🤪), tentu sering “komplen” soal ruang tamu. Kenapa? Karena memang tidak pernah ada tamu yang berkunjung 😂. Teman-teman saya bisa dihitung jari. Kalaupun kami berkumpul, pasti akan memilih tempat yang cukup luas (rumah dan parkirannya) serta anak-anak mudah bermain. Begitu pula dengan teman-teman ibu saya. Tidak ada kunjung mengunjungi. Ditambah lagi, pandemi ini membuat kami memang tidak mungkin kedatangan tamu. Dalam setahun, kedatangan tamu bisa dihitung dengan jari deh.

Lanjutkan membaca “Alih Fungsi Ruang Tamu”

Belajar Speaking of Public Speaking di HIMA IP Balikpapan Raya

Cukup lama saya “istirahat” mengikuti seminar, webinar atau sejenisnya. Alasan utamanya karena saya khawatir menghadapi “tsunami” informasi. Alasan lain karena saya harus iklas belajar bersama anak-anak.

Ya, saya belum mampu belajar sendirian tanpa gangguan.

Lanjutkan membaca “Belajar Speaking of Public Speaking di HIMA IP Balikpapan Raya”