Meminjam Atau Membeli ?

Kalau diminta memilih, kamu lebih setuju pinjam atau membeli? Aku pribadi lebih memilih untuk membeli dari pada meminjam. Namun, perlu diperhatikan juga, penggunaan barang setelah dibeli apakah memang dipakai berkali-kali atau hanya sekali.

Salah satu penyesalan yang kulakukan dalam meminjam atau beli adalah memilih membeli kebaya untuk wisuda. Saat itu aku memutuskan untuk membeli saja, karena kebaya milik mbakku berwarna putih (yang memang ia pakai saat akad nikah). Dan tentu saja karena saat itu dres code wisuda masih terpaku pada kebaya. Tidak seperti sekarang yang bisa menggunakan gauh atau gamis. Apalagi nih ya, saat wisuda kebaya itu tertutup oleh toga dan kawan-kawannya. Ha-ha. Bahkan saat foto bersama calon suami, aku masih menggunakan toga lengkap.

Lanjutkan membaca “Meminjam Atau Membeli ?”

Mudahnya Mengurus KIA dan KTP El Melalui Disdukcapil Balikpapan

“Mbak Rina, mau ngurus KIA gimana? Harus daftar onlinekah? Atau bisa langsung datang ke capil?” tanya tanteku di WAG RT.

“Langsung aja mbak Ana,” jawab mbak Rina. Salah satu perangkat RT yang memang sering ditanya-tanya oleh warga.

Aku yang tidak sengaja membaca pesan WA itu, langsung membalas pesan tanteku. “Online aja Mi. Gak perlu antri. Kalau udah jadi malah tinggal ambil. Beberapa teman Riska sudah ada yang coba. Malahan ada yang ngurus dari luar kota,” jawabku.

Lanjutkan membaca “Mudahnya Mengurus KIA dan KTP El Melalui Disdukcapil Balikpapan”

Cinta Karena Biasa

Ketika hati sudah tidak merasa nyaman, apakah masih tetap mencintai? Ah, ini terlalu mendayu-dayu dan sedikit berlebihan ya. Apalagi kecintaan pada pekerjaan domestik tidak ada yang sama.

Dari sekian banyak ibu rumah tangga, menyetrika mungkin pekerjaan yang paling sedikit disukai. Namun, aku salah satu dari segelintir orang yang ternyata menyukai pekerjaan ini. Awalnya bisa jadi dipaksa. Karena aku ingat benar, aku mulai menyetrika pertama kali saat aku kelas 1 SMP. Saat itu, aku beru saja mentruasi. Yang artinya beberapa tugas rumah harus bisa kukerjakan sendiri. Selain mencuci, tentu saja menyetrika. Biasanya pekerjaan ini memang saling melengkapi.

Lanjutkan membaca “Cinta Karena Biasa”

Buku Untuk Nindy

“Ris, di mana buku Khalil Gibranku?” tanya mbak Ika suatu malam.

“Ada di box pojokan tuh. Maaf ya, raknya sudah gak muat buat buku-buku kita,” kataku kepada kakak keduaku.

Karya Khahlil Gibran adalah favoritnya. Aku membaca hanya karena penasaran. Dan karena di rumah ini ada mini perpustakaan, maka iapun tidak memboyong buku-buknya setelah menikah 13 tahun lalu.

“Nindy tuh di suruh bawa buat kelas literasi,” katanya tanpa kutanya.

Aku mengernyitkan dahi. “Gak salah bawa bukunya Khahlil Gibran buat literasinya dia di sekolah,” tanyaku.

“Terlalu berat ya,” tanya mbakku balik.

Lanjutkan membaca “Buku Untuk Nindy”

Berbagai Profesi di Karnaval TK

Jika kemarin-kemarin kemeriahan HUT RI diwarnai dengan berbagai lomba, Cinta masih melanjutkannya dengan agenda lain. Kali ini karnaval bersama teman-teman TK se-Balikpapan.

Begitu diberitahu di wag kelas dua hari sebelumnya, aku langsung memberi tahu papah dan nenek. Yang semangat sudah pasti nenek. Karena sejak Nindy, nenek tidak pernah absen menonton cucu-cucunya karnaval. Apalagi, 2 tahun ini, seluruh kegiatan tidak bisa dilakukan. Otomatis, antusiasme jadi berkali-kali lipat.

Lanjutkan membaca “Berbagai Profesi di Karnaval TK”

Tak Apa Bekal Sederhana, Tapi Penuh Cinta

Di pertengahan tahun 2022 ini, sekolah-sekolah di Balikpapan sudah kembali beraktivitas. Meski sebagian masih belum menetapkan jam normal seperti dahulu. Karena jam sekolah yang belum normal, maka sekolah-sekolah yang biasanya menyediakan catering, meniadakan dulu. Masing-masing orangtuapun membawakan anak-anaknya bekal. Di sosial mediaku, sering sekali berseliweran menu-menu bekal anak sekolah. Tentu ini menginspirasi sekali. Tapi ada yang nyinyir juga lho. Ah itu mah selalu ada ya. Kalau dilihat dari sisi positifnya, kita malah tidak pusing menu setiap harinya. Karena bisa “ATM” dari postingan-postingan yang ada. Apalagi seperti aku, yang sering tidak mau ambil pusing.

Lanjutkan membaca “Tak Apa Bekal Sederhana, Tapi Penuh Cinta”

Zona G : Topi Berpikir

Jujur saja, saat melihat materi dengan judul Saatnya Memasang Topi Berpikir, yang aku ingat adalah acara kartun kesukaan anak-anak, Blue Clues. Meski Josh, pemerannya menggunakan kursi berpikir, bukan topi.

Di pekan ini, kami dari Artacraft juga mengadakan free class mengenai Seamless Pattern and Fabric Painting, melalui Whatsapp Grup. Alhamdulillah, peserta sangata antusias dan melebihi ekspetasi kami. Sembari menjalankan kulwap, kami melanjutkan diskusi materi di zona G ini.

Lanjutkan membaca “Zona G : Topi Berpikir”

Jurnal Xtramiles : Voice Over dan Haru Biru di Puncak Konferensi Ibu Pembaharu

Setelah puncak Konferensi Ibu Pembaharu, tampaknya otak dan tubuh saya dalam posisi lambat. Sampai-sampai saya hampir lupa kalau belum menuliskan Jurnal Zona Xtramiles. Padahal di zona ini ada sesuatu yang membuat saya berbinar. Apakah itu? Voice Over.

Lanjutkan membaca “Jurnal Xtramiles : Voice Over dan Haru Biru di Puncak Konferensi Ibu Pembaharu”

Konferensi Ibu Pembaharu 2021

Tahun 2021 ini adalah tahun pertama saya mengikuti Konferensi Ibu Pembaharu. Sebelumnya,m, saya tidak menyangka memutuskan ikut konferensi ini. Dan hari ini adalah hari pertama konferensi di mulai.

Lanjutkan membaca “Konferensi Ibu Pembaharu 2021”

Zona E Pekan 2: Mengunjungi Fasilitas Kota

Di pekan ke 2 Zona E ini, kami Hexagonia diajak untuk melihat-lihat fasilitas kota. Duh, kalau ada ada jurnal ini bisa-bisa saya hanya mendekam di HexaHouse saja. Paling jauh, mainan ke cluster.

Fasilitas kota yang saya kunjungi pertama kali adalah Instagram @cityhexagon . Tentu saja info-info seputar kota berupa poster, bisa kita temukan di sini.

Kunjugan berikutnya saya ke Hexamarket. Lah ini asyik banget. Banyak sekali yang tersedia di sini. Saya scrolling-scrolling sambil menahan perut yang keroncongan. Bagaimana tidak, makanan-makanan yang ditampilkan, rasanya ingin dicheckout semua. Salah satu check list utama saya adalah check out buku resep Tim Bunga Lawang,.

Di Fanpage Hexagon city juga memberikan banyak informasi seputar kota. Awalnya saya pikir, isinya hanya mengenai kegiatan kami mahasiswa bunda produktif batch 2. Ternyata ada juga info mengenai mahasiswa batchh pertama yang saat ini sedang belahar di bunda saliha. Ya bener sih, kan semua hexagonia wajar sekali berkumpul di sini.

Begitu pula dengan Facebook grup Hexalink. Di sini info dengan berbagai pelatihan mudah sekali di dapat. Scrolling gak pake bingung :D.

Yang terakhir saya kunjungi adalah youtube. Namun, sampai jurnal ini ditulis saya belum menonton atupun tayangannya. Karena menonton youtube perlu waktu lebih lama dalam memegang gadget untuk saya. Tapi, saya sudah berencana untuk meraton menonton dalam waktu dekat.