Jika Cinta Itu Suci, yang Salah Manusianya: Cinta yang Tak Pernah Salah

Review novel Jika Cinta Itu Suci, yang Salah Manusianya tentang cinta yang dipendam terlalu lama, salah paham, dan keberanian untuk jujur.

Cinta yang Sama-sama Ada, Tapi Memilih Diam

Ada jenis cinta yang tidak berisik. Tidak menuntut, tidak memaksa, hanya tinggal—diam-diam—di dalam hati. 

Bagaimana rasanya mencintai seseorang, tapi perasaan itu disimpan terlalu rapi? Bukan karena tidak berani, melainkan karena terlalu banyak batas yang ingin dijaga. Terlalu banyak peran yang tidak ingin dilukai. Entah kenapa, cerita seperti ini selalu terasa dekat.

Mungkin karena kita pernah berada di posisi itu. Pernah memilih diam demi terlihat baik-baik saja. 

Jika Cinta itu Suci, yang Salah Manusianya
Lanjutkan membaca “Jika Cinta Itu Suci, yang Salah Manusianya: Cinta yang Tak Pernah Salah”

The Architecture of Love, Bayang-Bayang Masa Lalu

Siapa yang baca buku The Architecture of Love karena ada mas Nicholas Saputra? Akulah! Ha-ha. Gara-gara postingan @biasalahanakmuda, aku jadi tahu kalau ada film ini. Lihat cuplikannya, eh kok lucu! Terus lihat kalau film tersebut berdasarkan buku yang ditulis Ika Natassa. 

Ya udah, gass ke aplikasi Gramedia buat belanja bukunya dan ambil ke Gramedia di Plaza Balikpapan. Kenapa pilih beli buku, ya karena suka buku 😅😅. Selain itu menonton film di bioskop saat ini belum mungkin untuk dilakukan. 

Karena melihat si pemeran utama dalam film, maka setiap ceritanya yang ada di otakku adalah mas Nico, akrab yaaaa! Sayangnya aku malah gak ingat sama pemeran perempuannya. T-T 

Lanjutkan membaca “The Architecture of Love, Bayang-Bayang Masa Lalu”