Hati-Hati Modus Penipuan

Ada banyak sekali modus penipuan yang dilakukan melalui telpon seluler. Belum lama ini, saya mendapatkan telpon dari oknum yang mengaku telemarketing dari PT Sinar Mas Land. Orang tersebut menawarkan asuransi perlindungan pada saya. Saya empat ragu, namun tidak terlalu. Karena orang tersebut akan mengirimkan penawarannya melalui email.

Penipu : Ibu menggunakan gmail atau yahoo?

Saya : Yahoo mbak.

Penipu : Jadi emailnya xxx@yahoo.com ya bu.

Saya : Bukan seperti itu mbak XXXX@yahoo.com.

Saya mencoba membenarkan, karena ingin tahu penawaran yang diberikan.

Lanjutkan membaca “Hati-Hati Modus Penipuan”

Selebrasi Kelas Bunda Cekatan Batch II

Fuih, lega rasanya setelah menyelesaikan video selebrasi ala saya. Awalnya waktu mendengar ada “tugas” lagi saat selebrasi saya agak malas. Ditambah lagi saya bingung, akan berbagi apa di selebrasi ini. Setelah 3 minggu memikirkan curi start dibanding teman-teman lain, saya memutuskan membuat video mengenai jurnal yang selama kelas bunda cekatan saya terapkan. Lompatnya cukup jauh ya dari potluck pertama saya. Ha-ha

Saat mengerjakan jurnal ini, saya mendapatkan sensasi kebahagiaan. Saya sedang menyukai edit-edit video. Ya, meski selama ini terkendala dengan waktu memang gadget. Kalau sudah edit video, saya sering lupa waktu.

Selain itu, sebenarnya sejak dulu sua sangat suka jika harus mengisi suara pada video-video yang saya buat. Terkadang saat membacakan anak-anak cerita, diam-diam saya sering merekam suara saya.

Lanjutkan membaca “Selebrasi Kelas Bunda Cekatan Batch II”

Seberapa Penting Food Preparation ?

Beberapa tahun belakangan, food preparation menjadi trend di kalangan masyarakat. Apa sih food preparation itu? food preparation adalah teknik menyiapkan bahan makanan dalam jumlah banyak untuk beberapa kali makan atau beberapa hari sekaligus. Kebanyakan yang saya tahu, food preparation ini disiapkan untuk menu masakan satu minggu.

Apakah saya menerapkannya di rumah? Hmmmm. Karena masak memasak diambil alih oleh ibu saya dan ususan ke pasar diambil alih suami saya, maka kami tidak bisa benar-benar menerapkannya. Apalagi, ke pasar adalah hobi suami. Jarang ke pasar itu berat. Lebih berat dari pada rindunya dilan.

Lanjutkan membaca “Seberapa Penting Food Preparation ?”

Lingkungan Pertemanan Menentukan Pola Pikirmu

Semakin lama, lingkaran pertemanan akan semakin mengecil. Yang sefrekuensi yang akan bertahan bersama-sama.

Kalimat seperti itu sudah sering saya dengar. Dan saya juga membuktikannya. Dulu yang yang sangat akrab saat sekolah, saat ini berkomunikasi sebulan sekalipun belum tentu. Lingkungan pertemanan saya saat ini ada di komunitas FormASI Balikpapan dan Ibu Profesional Balikpapan Raya. Di mana para perempuanya “sibuk” memantaskan diri, belajar, berbagi dan berkarya. Sedang sahabat sekental ingus saya saat ini yang tersisa hanya dua saja. Ibu saya yang sejak SMA selalu saya anggap sahabat. Serta suami yang beberapa tahun ini hadir melengkapi kehidupan saya.

Lanjutkan membaca “Lingkungan Pertemanan Menentukan Pola Pikirmu”

Demi Mental yang Sehat

Kebanyakan dari kita sudah merasa jenuh dan lelah menghadapi pandemi. Bagaimana tidak, banyak aktivitas yang jadinya terbatas. Untuk jiwa-jiwa ekstrovert, tentu ini berat. Lebih berat dari rindunya Dilan ke Milea. Tapi untuk yang introvert macam saya. Ya biasa aja. Memang, saya akui saya sedikit tidak nyaman karena tidak bebas beraktivitas bersama anak-anak di luar. Seperti taman, pantai atau wisata edukasi yang biasanya kami kunjungi.

Walaupun saat ini saya mulai berdamai dengan keadaan (tapi tidak melupakan protokol kesehatan) saya kerap sedih melihat anak-anak yang rindu bermain di luar tanpa rasa khawatir. Beberapa kali, kami mengurungkan niat ke taman karena tamannya ramai sekali. Padahal sudah tinggal cari parkiran.

Lanjutkan membaca “Demi Mental yang Sehat”

Memulai Bullet & Journal

Pernah merasa aktifitas begitu-begitu aja. Atau ngerasa waktu 24 jam kurang. Hmmm, saya pernah merasa seperti itu. Apalagi, setelah mendadak berhenti bekerja.Rasanya seperti hilang arah dan tujuan. Bagaimana tidak, saat bekerja dulu saya termasuk yang rajin menuliskan apa-apa saja aktifitas saya. Dulu sih gk paham bullet & journal. Pokoknya main catat aja deh. Gak paham tuh mana yang penting-mendesak, yang penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, atau tidak penting-tidak mendesak.

Setelah menikah, saya mulai kembali menuliskan jurnal harian. Meski saat itu saya agak insecure karena isinya hanya kegiatan domestik. Sayangnya, kegiatan tersebut tidak berlangsung lama. Saya mood-moodan mengerjakannya.

Lanjutkan membaca “Memulai Bullet & Journal”

Taman Matahari di Bukit Pelangi

Hari Minggu kemarin, saya dan keluarga mengunjungi Taman Matahari di Bukit Pelangi. Niatnya pagi-pagi sekali, supaya kami bisa bertemu dengan embun pagi. Namun apa daya, dengan keriwehan yang ada, kami baru sampai pukul 9 pagi. “Lumayan lah, siapa tau makin sepi lokasinya,” batin saya.

Ternyata sampai lokasi, tidak sepi. Tapi juga tidak terlalu ramai. Pengunjung yang datang masing-masing seperti piknik. Membawa tikar dan bekal makanan.

Lanjutkan membaca “Taman Matahari di Bukit Pelangi”

Jelajah Kota Sangatta : Pantai Kenyamukan

Menjelang akhir tahun ini, suami mengajak kami liburan tipis-tipis ke kota Sangatta, KuTim. Sebenarnya kami tidak terlalu antusias, karena masih di masa pandemi. Namun, tak tega juga membiarkan suami berangkat ke Sangatta sendirian. Apalagi kalau bukan karena ingin memancing.

Kamipun izin dulu pada paman dan bibi yanv tinggal di sini. Apakah kami diizinkan berkunjung. Bagaimana suasana di sana dan lain-lain. Paman tentu saja antusias tau kami berniat datang. Beliaupun mengizinkan. Tapi kami langsung menjabarkan rincian yang tidak akan kami lakukan. Salahsatunya keluyuran di keramaian dan berusaha tetap mematuhi protokol kesehatan.

Lanjutkan membaca “Jelajah Kota Sangatta : Pantai Kenyamukan”