Review Teratai – Aqiladyna

Teratai. Seperti nama bunga ya. Tokoh dalam buku ini bernama Teratai Ayu Kencana. Kita akan diajak ke suasana adat jawa yang cukup kental. Aku sih merasa seperti di masa lalu. Entah apakah zaman sekarang masih ada tradisi abdi yang mengabdi setia pada juragannya. Mirip seperti keraton tapi kalau di novel ini adalah seorang juragan saja. 

Teratai hidup selalu dengan kesulitan. Ibunya dituduh menjadi seorang pengkhianat. Ibunya dulu adalah seorang abdi di rumah juragan reksa. Saat juragan reksa kecil, ibunya menghilang. Pergi entah kemana. Ibu teratai adalah orang kepercayaannya. Sebenarnya ibu Teratai juga tidak tahu, kemana ndoronya pergi. Tapi ia tidak mau dituduh sebagai pengkhianat. Maka hukumannya ia diusir dan dikucilkan warga. Sehari-hari Teratai dan ibunya akan mencari bahan makanan di hutan. Terkadang mereka menjadi buruh di pasar. Sayangnya orang-orang di pasar juga tidak banyak mau membantu. Mereka terlalu takut pada sang juragan.

Cover ebook Teratai di ereader
Lanjutkan membaca “Review Teratai – Aqiladyna”

Review Buku : Setiap Luka Akan Pulih – Halimah

Setiap Luka Akan Pulih. Yups, aku setuju banget sama judulnya. Namun yang perlu kita yakini juga adalah setiap orang tidak punya durasi yang sama dalam penyembuhannya. 

Aku pertama kali mengetahui Halimah @igdailyjour saat seorang penyanyi dangdut terseret kasus KDRT dengan suaminya. Wuih, ramai banget kan itu. Nah, Halimah membuat video mengenai orang yang sedang berada di dalam lingkungan toxic. Setelah dilukai baik secara fisik atau emosional, korban akan dihujani hadiah-hadiah dan kasih sayang yang berlimpah. Itu sebabnya korban sering kali susah atau tidak sadar sedang berada di lingkungan toxic.

Cover depan ebook Setiap Luka Akan Pulih. Ebook bisa dibeli di playbook dan di convert ke e-reader
Lanjutkan membaca “Review Buku : Setiap Luka Akan Pulih – Halimah”

Review Gadis Kretek – Ratih Kumala

Gadis kretek. Pasti langsung ke inget mbak Dian Sastro kan? Jujur saja aku membeli ebook Gadis Kretek karena melihat postingan mbak Dian tentang serial Gadis Kretek di instagramnya. Aku melihat komentar salah satu followersnya yang berkata “Ini based on novel itu ya”.

Maka aku langsung mengecek apakah ada playbook. Omooo, ternyata ada. Ya udah, langsung check out tanpa ba bi bu be bo!

Lanjutkan membaca “Review Gadis Kretek – Ratih Kumala”

Review Sesuk – Tere Liye

Sesuk? Apakah ini bahasa jawa yang artinya besok? Mungkin saja. Saat melihat covernya di google playbook, jujur saja aku agak ngeri. Kenapa? Karena novel yang katanya bergenre horor ini menggambarkan orangtua dan anam kecil yang berdiri di atas tangga dengan mata berwarna merah.

Alhamdulillah di kindle, cover seperti itu gk muncul 😮‍💨. Males kan ya kalau buma perpustakaan, terus covernya terlihat seperti itu.

Sesuk. Misterius dan mendebarkan.
Lanjutkan membaca “Review Sesuk – Tere Liye”

Review Hello – Tere Liye

Ebook Hello – Tere Liye

Hello, it’s me

I was wondering if after all these years you’d like to meet

To go over everything

They say that time’s supposed to heal ya, but I ain’t done much healing

Hello, can you hear me?

I’m in California dreaming about who we used to be

When we were younger and free

I’ve forgotten how it felt before the world fell at our feet

There’s such a difference between us

And a million miles

Hehehe, jujur saja setiap membaca judul novel ini aku selalu terngiang sama lagunya mbak Adelle (duh, akrab). Dan karena lagu ini juga aku berasumsi kalau novel ini akan bercerita sedih. Kisah seseorang yang masih mencinta tapi terpisahkan.

Lanjutkan membaca “Review Hello – Tere Liye”

Review Selamat Tinggal (Unedited Version) – Tere Liye

Tidak ada sinopsis. Anggap saja surprise saat membacanya.

Buku sebaiknya tidak dibaca oleh:

1. Kalian yang sedang patah hati

2. Kalian yang cinta pertamanya ambyar

3. Kalian yang tertipu kepalsuan.

Begitulah tulisan yang tertera di ulasan playbook. Deg. Aku bukan pesimis dengan versi yang belum dieditnya, tapi aku khawatir baper. Aku anaknya gampang terbuai dengan cerita di buku-buku. Makanya, aku selalu menghindari buku-buku romantis. Boleh sih romantis, tapi jangan bertele-tele dan harus happy ending. 😏

Tapi kan aku gak mengalami ketiganya, maka tekadku bulat untuk kembali membeli versi ebooknya.

Lanjutkan membaca “Review Selamat Tinggal (Unedited Version) – Tere Liye”

Review Buku : Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye

Cover Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye yang dibaca dengan ereader

Disclaimer : review ini kadang-kadang mengandung unsur spoiler.

Melihat cover buku ini muncul di beranda playbook, kok kayaknya sayang buat diabaikan. Apalagi penulisnya Tere Liye. Entah kenapa aku selalu cocok dengan karya-karyanya.

Yang Telah Pergi. Apa yang ada dibenakmu saat membacanya? Kehilangan. Itu kata yang pertama terbesit dipikiranku. Mungkin kehilangsn pasangan, orangtua, anak. Entah, judul-judul buku Tere Liye kadang tidak sesuai dengan prediksi awalku.

Lanjutkan membaca “Review Buku : Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye”

Review Buku : Janji – Tere Liye

Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa. Ada yang seolah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang dia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa.

Itulah sepenggal cuplikan dibagian belakang cover buku. Saat melihat buku ini di rak toko buku, ada sedikit kesan horor. Kenapa? Karena ada gambar nisan. Aku menduga, ada sosok yang meninggal dalam ceritanya. Tapi kesan horornya tidak menakutkan, karena di dominasi oleh warna putih.

Review kali ini mungkin mengandung banyak spoiler. *sungkem*

Lanjutkan membaca “Review Buku : Janji – Tere Liye”

Kelas Persiapan KLIP : Pentingnya Komitmen dan Konsisten

Melakukan sesuatu tanpa tujuan, mungkin akan berakhir tak jelas. Atau malah berhenti ditengah jalan. Eh, itu sih aku. He-he. Bergabung di Kelas Literasi Ibu Profesional, sudah sejak lama aku nantikan. Namun, baru di tahun 2022 ini aku berjodoh. Goalnya kali ini ingin aktif menulis di blog. Eh sama seperti goal saat membuat blog sih. Tapi karena tanpa “rumah” goalnya tak berjalan sebagai mana mestinya. Di KLIP aku ingin konsisten menulis setiap hari. Tentang apa saja. Semua yang singgah di kepala, ingin aku abadikan melalui tulisan dan tampil di blogku.

Lanjutkan membaca “Kelas Persiapan KLIP : Pentingnya Komitmen dan Konsisten”

Selamat Ulang Tahun Balikpapan

Selamat ulang tahun ke 125 Balikpapanku. Banyak doa yang dipanjatkan untukmu Balikpapan. Kota yang memberikan banyak cerita indah untuk warganya. Baik pendatang ataupun warga aslinya.

Mungkin sebagai warga Balikpapan aku belum banyak memberikan sumbangsih yang berarti. Tapi, aku bangga menjadi bagian dari Balikpapan. Lahir, tumbuh, belajar dan berkembang di kota Minyak.

Lanjutkan membaca “Selamat Ulang Tahun Balikpapan”