Review Hello – Tere Liye

Ebook Hello – Tere Liye

Hello, it’s me

I was wondering if after all these years you’d like to meet

To go over everything

They say that time’s supposed to heal ya, but I ain’t done much healing

Hello, can you hear me?

I’m in California dreaming about who we used to be

When we were younger and free

I’ve forgotten how it felt before the world fell at our feet

There’s such a difference between us

And a million miles

Hehehe, jujur saja setiap membaca judul novel ini aku selalu terngiang sama lagunya mbak Adelle (duh, akrab). Dan karena lagu ini juga aku berasumsi kalau novel ini akan bercerita sedih. Kisah seseorang yang masih mencinta tapi terpisahkan.

Lanjutkan membaca “Review Hello – Tere Liye”

Review Selamat Tinggal (Unedited Version) – Tere Liye

Tidak ada sinopsis. Anggap saja surprise saat membacanya.

Buku sebaiknya tidak dibaca oleh:

1. Kalian yang sedang patah hati

2. Kalian yang cinta pertamanya ambyar

3. Kalian yang tertipu kepalsuan.

Begitulah tulisan yang tertera di ulasan playbook. Deg. Aku bukan pesimis dengan versi yang belum dieditnya, tapi aku khawatir baper. Aku anaknya gampang terbuai dengan cerita di buku-buku. Makanya, aku selalu menghindari buku-buku romantis. Boleh sih romantis, tapi jangan bertele-tele dan harus happy ending. 😏

Tapi kan aku gak mengalami ketiganya, maka tekadku bulat untuk kembali membeli versi ebooknya.

Lanjutkan membaca “Review Selamat Tinggal (Unedited Version) – Tere Liye”

Review Buku : Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye

Cover Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye yang dibaca dengan ereader

Disclaimer : review ini kadang-kadang mengandung unsur spoiler.

Melihat cover buku ini muncul di beranda playbook, kok kayaknya sayang buat diabaikan. Apalagi penulisnya Tere Liye. Entah kenapa aku selalu cocok dengan karya-karyanya.

Yang Telah Pergi. Apa yang ada dibenakmu saat membacanya? Kehilangan. Itu kata yang pertama terbesit dipikiranku. Mungkin kehilangsn pasangan, orangtua, anak. Entah, judul-judul buku Tere Liye kadang tidak sesuai dengan prediksi awalku.

Lanjutkan membaca “Review Buku : Yang Telah Lama Pergi – Tere Liye”

Review Buku : Janji – Tere Liye

Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa. Ada yang seolah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang dia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa.

Itulah sepenggal cuplikan dibagian belakang cover buku. Saat melihat buku ini di rak toko buku, ada sedikit kesan horor. Kenapa? Karena ada gambar nisan. Aku menduga, ada sosok yang meninggal dalam ceritanya. Tapi kesan horornya tidak menakutkan, karena di dominasi oleh warna putih.

Review kali ini mungkin mengandung banyak spoiler. *sungkem*

Lanjutkan membaca “Review Buku : Janji – Tere Liye”

Kelas Persiapan KLIP : Pentingnya Komitmen dan Konsisten

Melakukan sesuatu tanpa tujuan, mungkin akan berakhir tak jelas. Atau malah berhenti ditengah jalan. Eh, itu sih aku. He-he. Bergabung di Kelas Literasi Ibu Profesional, sudah sejak lama aku nantikan. Namun, baru di tahun 2022 ini aku berjodoh. Goalnya kali ini ingin aktif menulis di blog. Eh sama seperti goal saat membuat blog sih. Tapi karena tanpa “rumah” goalnya tak berjalan sebagai mana mestinya. Di KLIP aku ingin konsisten menulis setiap hari. Tentang apa saja. Semua yang singgah di kepala, ingin aku abadikan melalui tulisan dan tampil di blogku.

Lanjutkan membaca “Kelas Persiapan KLIP : Pentingnya Komitmen dan Konsisten”

Selamat Ulang Tahun Balikpapan

Selamat ulang tahun ke 125 Balikpapanku. Banyak doa yang dipanjatkan untukmu Balikpapan. Kota yang memberikan banyak cerita indah untuk warganya. Baik pendatang ataupun warga aslinya.

Mungkin sebagai warga Balikpapan aku belum banyak memberikan sumbangsih yang berarti. Tapi, aku bangga menjadi bagian dari Balikpapan. Lahir, tumbuh, belajar dan berkembang di kota Minyak.

Lanjutkan membaca “Selamat Ulang Tahun Balikpapan”

Bye-Bye IUD, Sampai Ketemu Lagi

Di tahun ini aku dan suami bersepakat untuk melepaskan IUD untuk merencanakan kehamilan. Inginnya sih, jarak kehamilan ke tiga tidak jauh berbeda dengan jarak kehamilan pertama dan kedua. Namun, kenyataannya hamil dalam kondisi masih menyusui itu tidak mudah. Aku tidak tega menolak Cinta saat harus menyusui Rangga. Padahal, tentu saja Rangga harus diutamakan karena dia yang sangat membutuhkan ASI.

Lanjutkan membaca “Bye-Bye IUD, Sampai Ketemu Lagi”

Hujan

“Allahumma shayyiban nafi’an.”

Ya Allah, turunkanlah air hujan yang bermanfaat. (HR Bukhar dari Aisyah RA).

Saat tetesan air dari langit turun perlahan ke bumi, ada banyak hal yang mendadak membawa kita pada banyak kenangan manis. Anak-anak tentu menyukai hujan. Mereka bebas berekspresi dan berlari ke sana kemari. Buat yang sedang galau, hujan kabarnya bisa menyembunyikan air matanya. He-he.

Lanjutkan membaca “Hujan”

Pengalaman BerKB : IUD

Melanjutkan cerita pengalaman berKB. Setelah kehamilan pertama aku dan suami memutuskan KB pil, di kehamilan kedua aku sudah berencana untuk menggunakan IUD. Suami tentu saja mengikuti keputusan istrinya. “Gak masalah itu benda di masukkan dalam situ,” tanya suami meyakinkan. “Nanti kita konseling dulu,” jawabku.

Jika sebelumnya aku hanya berbekal pengalama ibu dan mbak ika, kali ini aku mulai mencari tahu sebanyak-banyaknya. Banyak teman yang ku interogasi mengenai penggunaan IUD. Tak ada satupun yang memberikan cerita negatif tentang IUD ini. “Aku lho, gak pernah halangan. Paling flek dikit 3 harian. Jadi bisa gas setiap saat, ha-ha,” kata seorang teman.

Lanjutkan membaca “Pengalaman BerKB : IUD”

Pengalaman Ber-KB : Pil KB Menyusui

Keluarga berencana atau biasa disingkat KB adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk suatu negara. Saat SD, moto KB yang selalu aku dengar adalah dua anak cukup. Ibuku yang alumni kader posyandu pun sampai sekarang tidak lelah-lelahnya mengingatkan anak-anaknya, dua anak cukup. Padahal ibu sendiri anaknya tiga. Ha-ha. Yang lahir dari rahim ibu memang dua sih.

Lanjutkan membaca “Pengalaman Ber-KB : Pil KB Menyusui”