Pengalaman Pertama Menggunakan Onyx Boox Go Color 7

Tiga bulan menggunakan Onyx Boox Poke 5 ternyata tidak membuatku move on dari Kindle. Padahal si Poke 5 ini, lebih banyak kugunakan karena membeli dan membaca buku via Gramedia Digital. 

Iseng-iseng aku memajang Onyx Boox Poke 5 milikku di toko orange. Kalau ada yang beli, aku berencana untuk menggantinya dengan Onyx Boox seri lain. Lah kok Onyx lagi? Karena aku malas mencari merk lain. Khawatir tidak siap dengan perbedaannya. He-he. 

Pilihan sempat jatuh pada Onyx Boox Palma. Hanya saja, aku masih belum memutuskan secara bulat. Alasan pertama karena ukuran Palma yang sebesar handphone. Sebenarnya ini sangat menguntungkan ya. Tas kecilpun akan masuk dan genggam able. Tapi aku takut kalau anak-anak mengira aku sedang main handphone. 

Lanjutkan membaca “Pengalaman Pertama Menggunakan Onyx Boox Go Color 7”

Sisi Tergelap Surga – Brian Krisna, Berkumpulnya Semua Emosi

“Kamu lagi sedih terus baca buku ini……” 

T_T 

Video reels tersebut muncul di berandaku beberapa waktu lalu, dari akun Gramedia MT Haryono Balikpapan. Aku melihat, talentnya memegang novel dengan judul Sisi Tergelap Surga. Hmmmm. 

Sebelumnya, aku sudah sering melihat cuplikan cover novel tersebut di Gramedia Digital. Hanya saja judulnya membuatku ragu untuk membacanya. Tapi karena postingan reels, akupun membeli buku versi ebooknya di Gramedia Digital. 

Lanjutkan membaca “Sisi Tergelap Surga – Brian Krisna, Berkumpulnya Semua Emosi”

Jalan Kaki, Aktivitas yang menyengangkan

Apa bentuk olahraga fisik favorit Anda?

Badminton dan jalan kaki? Menurutku kedua olahraga tersebut bersifat menyenangkan. Aku tidak wajib jago dalam melakukannya. He-he.

Aku masih ingat, saat duduk di bangku kelas 4 SD, aku berusaha menyukai olahraga volly. Kenapa? Karena ibuku cukup pandai bermain volly dan mbakku pun mengikuti ekstrakurikuler volly. Aku merasa, sebagai anak terkecil wajib mengikuti jejak mereka. Aku pun rajin ikut latihan volly di kampungku. Sayangnya, keinginanku tidak bulat sepenuhnya. Karena ternyata, aku meninggalkan olahraga tersebut tanpa beban.

Dan baru kusadari beberapa tahun belakangan ini, jalan kaki adalah salah satu kegiatan fisik yang konsisiten dan bisa kujalani dengan menyenangkan. Bisa jadi karena sejak kecil aku sudah dibiasakan Mbah untuk jalan sore. Hebatnya, dulu aku tidak mengeluh kelelahan. Apalagi perjalanan kami harus melewati hutan-hutan. Jadi seperti penjelajah kecil.

Kapan Menikah?

Kapan nikah? Pertanyaan yang kerap membuat banyak orang kesal. Terutama perempuan-perempuan yang berusia 25an ke atas. Gak cuma itu sih. Di setiap jenjang kehidupan, selalu ada pertanyaan yang membuat mental seseorang naik dan turun. Kapan nikah? Kapan punya anak? Kapan nambah anak? Dan masih banyak lagi. 

Pertanyaan kapan menikah mulai sering ku dengar dari keluarga. Bukan keluarga dekat sih. Malah keluarga yang agak jauh yang sering bertanya. Namun karena kesibukanku yang seperti artis internasional plus kaum introvert, aku cukup cuek dan santai menghadapi mereka. 

Lanjutkan membaca “Kapan Menikah?”

Sepotong Hati yang Baru – Tere Liye, Jatuh Cinta dan Terluka, Apakah Berakhir Bahagia?

Jatuh cinta dan terluka adalah siklus yang biasa dirasakan oleh orang yang baru mengenal cinta. Terluka membuat hati semakin kuat dan belajar akan kesalahan sebelumnya. Siapa sih yang mau terluka? Tentu saja tidak ada. Tapi kalau tidak pernah terluka, bagaimana mau belajar? 

Buku Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye ini merupakan kumpulan dari cerita-cerita pendek dari kisah-kisah hati yang terluka. Ada 10 cerita yang bisa dibaca. Seperti Hiks, Kupikir Itu Sungguhan, Kisah Sie Sie, Sepotong Hati yang Baru, Mimpi-Mimpi Sampek-Engtay, Itje Norbaja & Kang Djalil, Kalau Semua Wanita Itu Jelek, Percayakah Kau Padaku, I Love You, Katakanlah dengan Indah, Buat Apa Disesali. Dari kesepuluh cerita tersebut, aku paling menyukai cerita dengan judul Kisah Sie Sie. 

Lanjutkan membaca “Sepotong Hati yang Baru – Tere Liye, Jatuh Cinta dan Terluka, Apakah Berakhir Bahagia?”

Manasik Haji Murid Taman Kanak-Kanak

Setiap tahunnya seluruh umat Islam di dunia melakukan salah satu rukun Islam, yaitu haji. Sebelum berangkat haji, seluruh peserta akan diajak untuk manasik terlebih dahulu. Tetapi manasik haji dilakukan bukan hanya yang mau berangkat haji lho. Sejak dini, anak-anak sudah bisa dikenalkan pada serangkaian kegiatan manasik haji. Anak-anak perlu dikenalkan dengan manasik haji agar mereka memahami arti dan makna dari setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan jamaah haji. Tata caranya pun dibuat semirip mungkin dengan manasik haji untuk jamaah haji. 

Hari ini, Rangga dan teman-temannya di sekolah melakukan manasik haji. Tidak perlu jauh-jauh, kegiatan dilakukan di halaman Masjid Al-Fattah yang masih dalam satu kawasan dengan sekolah TK. Tentu saja, yang antusias neneknya. 

Lanjutkan membaca “Manasik Haji Murid Taman Kanak-Kanak”

Migrasi Kartu SIM Fisik ke ESIM, Pikir Dulu Deh!

Sudah berapa lamakah penggunaan nomor ponsel di handphonemu? Untuk orang-orang seusiaku, alias genk milenial, bisa jadi banyak yang usia nomor handphone lebih dari 10 tahun. Aku punya 3 nomor handphone dari 2 provider yang berbeda. Usianya di atas 10 tahun. Kok banyak? Dulu penggunaan nomor tersebut untuk pribadi, pekerjaan dan tablet. Berasa pengusaha ya. Ha-ha. 

Seiring berjalannya waktu, salah satu nomor digunakan oleh keponakanku. Sampai saat ini, aku masih menggunakan dua nomor lainnya. Satu memang untuk pribadi. Yang satunya lagi, dulu nomor untuk bekerja, aku gunakan untuk kegiatan belajar online, komunitas dan lainnya. 

Lanjutkan membaca “Migrasi Kartu SIM Fisik ke ESIM, Pikir Dulu Deh!”

Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Pemandangan Indah dari Kebun Sawit dan Hutan

Jalan tol adalah jalan yang dikenakan tol. Tol sendiri artinya tax on location, artinya biaya yang dikenakan saat menggunakan suatu jalan. Biasanya biaya tersebut digunakan untuk perawatan jalan tersebut. 

Di Indonesia, sejak tahun 2017, pembayaran tol sudah menggunakan uang elektronik. Untuk penetapan tarifnya tentu saja berbeda, tergantung golongan kendaraan yang melewatinya. 

Aku sih dulu mengira tol merupakan jalan bebas hambatan. Tapi nyatanya, di saat arus mudik jalan tol kerap ramai. Terutama di pintu tol ya. 

Pemandangan di area tol Balikpapan Samarinda
Lanjutkan membaca “Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Pemandangan Indah dari Kebun Sawit dan Hutan”

Mengejar Cinta Dewa : Famela – Puput Hamzah

Siapa disini yang pengin punya pacar atau suami ganteng, tinggi, berwibawa, romantis tapi agak dingin dan berseragam? Meski dingin, tapi setia. Kalau ada, buku ini cocok dijadikan bacaan. 

Polisi atau dokter adalah beberapa pilihan profesi yang sering dianggap menjanjikan masa depan. Makanya tidak sedikit orang tua yang berharap anaknya berjodoh dengan kedua profesi ini. Apakah orang tuamu seperti itu? Atau kamulah orang tua yang menginginkannya? 

Cover ebook novel Mengejar Cinta Dewa di Playstore
Lanjutkan membaca “Mengejar Cinta Dewa : Famela – Puput Hamzah”

Malam Mingguan di Lapangan Merdeka

Lapangan Merdeka Balikpapan, boleh dibilang sebagai salah satu destinasi wisata warganya. Dulu, lapangan merdeka selalu identik dengan lapangan untuk upacara kenegaraan atau acara-acara hiburan. Lapangan ini sebenarnya milik PT Pertamina. Namun, karena lokasinya yang strategis membuat banyak warga kota banyak yang memilih jalan-jalan ke kawasan ini. Sebagai anak yang lahir dan besar di Balikpapan, tentu aku juga punya segudang memori di kawasan ini. 

Lapangan Merdeka selalu jadi tempat yang seru untuk berolahraga. Seperti berjalan kaki, jogging atau bersepeda. Sudah beberapa tahun ini, kawasan lapangan merdeka dipenuhi para pedagang makanan dan hiburan anak-anak. Ya mirip dengan pasar malam. Hanya saja, Balikpapan yang semakin ramai dan macet membuatku malas mengajak anak-anak ke Lapangan Merdeka. 

Lanjutkan membaca “Malam Mingguan di Lapangan Merdeka”