Ada satu hal yang membuatku selalu tertarik membaca buku-buku psikologi: keinginan untuk mengenal diriku sendiri lebih jauh. Rasanya seru sekali mencari tahu bagaimana pengalaman masa kecil membentuk diri kita hari ini.
Apakah aku memiliki trauma masa kecil?
Mungkin saja.
Namun sampai saat ini aku belum pernah benar-benar mencari tahu secara mendalam dengan psikolog secara langsung.
Maka membaca buku-buku seperti ini terasa seperti langkah kecil yang bisa kulakukan. Setidaknya agar aku bisa lebih memahami diriku sendiri—dan semoga saja tidak menjadi orang tua yang toxic bagi anak-anak.

Kadang kita membaca buku psikologi bukan untuk mencari jawaban tentang orang lain, tapi untuk mengenal diri kita sendiri.