Di Balik Topeng Superhero, Ada Cerita yang Belum Selesai

Ada saja halang rintangan untuk menyelesaikan buku ini. Tapi setelah berhasil menamatkannya, aku menemukan satu hal yang terus terbayang: sesuatu yang terjadi di masa lalu bisa memberi dampak hingga jauh ke masa depan.

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero adalah buku yang tidak sabar ingin segera kuselesaikan. Tapi kenyataannya, ada saja halang rintangan saat membaca buku ini.

Dua buku sebelumnya aku memilih membeli ebook-nya, tapi di judul kali ini aku bertekad untuk membaca buku fisiknya. Baru membaca dua bab, aku lupa di mana bukunya aku letakkan. Biasanya kalau tidak ada di dalam tas, ya di samping tempat tidur. Aku bahkan sudah membongkar tas-tas yang kupakai.

Akhirnya aku pun kembali membeli ebook-nya. Baru di halaman 75, tiba-tiba aplikasi Gramedia Digital di Onyx error. Aku bolak-balik keluar dari aplikasi. Awalnya kukira karena tidak dalam mode online.

Suatu hari, aplikasi menunjukkan kalau aku tidak bisa membaca buku ketiga dr. Andreas ini. Aku pun segera menghubungi tim Gramedia Digital. Mereka pun bingung karena ebook-ku yang lain bisa dibaca seperti biasanya. Hanya beberapa ebook yang mengalami kendala. Pilihannya adalah aku kembali membaca dengan iPad atau dengan buku fisiknya yang belum juga ketemu. Ha-ha.

Biar gak kesal, aku memutuskan untuk membaca buku fiksi dulu. Dan tentu sambil terus berharap kalau aku bisa kembali membaca ebook-nya di Onyx.

Tanpa sengaja, aku mengklik ebook-nya seperti akan membeli baru dan membaca sinopsisnya. Tanpa diduga dan disangka, aku malah bisa membacanya tanpa gangguan. Tapi kalau aku memilih ebook-nya melalui perpustakaanku, pasti tidak bisa. Errrrr…

Membaca buku kali ini, aku seperti masuk ke dalam ruang praktik dr. Andreas. Merasa aku yang sedang melakukan sesi konsultasi. Ho-ho.

Yang akhirnya aku sadari setelah selesai membaca buku ini, aku melihat sebuah rangkaian kejadian yang aku sebut butterfly effect. Sesuatu yang terjadi di masa lalu memberikan dampak di masa kini. Begitu juga dengan masa kini yang akan berdampak di masa depan. Mungkin bukan pada kita, tapi pada orang-orang sekitar yang mungkin terhubung tanpa sadar.

Kita tidak bisa menyalahkan apa yang terjadi pada kita. Tapi kita bisa memilih untuk menghadapinya seperti apa. Apakah menjadi baik atau jahat?

Menggunakan topeng itu perlu, tapi kita harus menyadarinya. Bukan berarti topeng itu harus terus kita gunakan.

Hari ini aku belum tahu, aku superhero apa. Tapi mengutip dr. Andreas, aku bisa mempersiapkannya sejak saat ini. Jika suatu hari bertemu, aku sudah tahu akan menyebut diriku dengan nama superhero yang melekat pada diriku.

Alhamdulillah, setelah menyelesaikan ebook ini, buku fisiknyapun ketemu.

avatar Tidak diketahui

Penulis: Riska Fikriana Moerad

Ibu rumah tangga dan bloger di balik Ruang Cerita. Menulis tentang keluarga, literasi, dan hal-hal sederhana yang sering luput diperhatikan. Percaya bahwa cerita yang dibaca dan ditulis pelan-pelan bisa menjadi ruang untuk bernapas dan pulang.

Tinggalkan komentar