Rutinitas Pagi yang Sederhana

Ada ibu-ibu yang bangun lebih pagi bukan karena tidak mengantuk, tapi karena itu satu-satunya waktu tenang yang mereka punya. Saat rumah masih sunyi. Saat belum ada yang memanggil “Buuuu…”. Saat isi kepala belum seramai biasanya.

Dan ternyata, kebiasaan itu banyak sekali dilakukan para ibu. Salah satunya tanteku. Sejak kecil aku memang tahu tante termasuk orang yang rajin. Tapi aku baru benar-benar menyadari rutinitasnya setelah aku dan keluargaku pindah ke rumah sebelah. Hampir setiap dini hari, samar-samar terdengar suara cetekan kompor dari dapurnya.

Awalnya aku penasaran. Di pagi harinya, sesaat sebelum tante berangkat kerja, aku bertanya apa yang ia lakukan sepagi itu.

 

Mencari waktu sendiri di tengah rutinitas rumah, dan belajar memahami bahwa setiap ibu punya perjuangannya masing-masing.
Lanjutkan membaca “Rutinitas Pagi yang Sederhana”

Kenapa Ibu Jarang Punya Waktu Sendiri?

Dulu, aku selalu membayangkan menjadi ibu adalah hal yang menyenangkan. Sebagai perempuan yang memang menyukai anak-anak, aku senang berada di dekat mereka. Rasanya ramai, hangat, dan menyenangkan. Bahkan sejak sebelum menikah, aku sering membawa pulang keponakan atau sepupu kecil ke rumah. Istilahnya “menculik” mereka sebentar untuk menemaniku bermain.

Mereka sih happy-happy aja. Ibu dan tanteku juga tampak santai saja saat anak-anaknya aku bawa pulang.

Mencari waktu sendiri di tengah rutinitas rumah, dan belajar menerima bahwa setiap ibu punya perjuangannya masing-masing.
Lanjutkan membaca “Kenapa Ibu Jarang Punya Waktu Sendiri?”